RADARSOLO.COM - Setelah libur panjang Lebaran, pekan ini adalah waktu untuk kembali beraktivitas seperti biasa, seperti bekerja, sekolah dan lainnya.
Namun, ada beberapa kondisi yang sejatinya tak boleh dipaksakan untuk langsung beraktivitas di luar rumah atau masuk kerja ke kantor usai libur Lebaran.
Hal itu diungkapkan praktisi kesehatan masyarakat dr Ngabila Salama.
“Pastikan Anda tidak terkena penyakit menular yang membahayakan diri sendiri atau orang sekitar,” kata Ngabila, Senin (15/4).
Dia menyebut ada beberapa kondisi, di mana masyarakat sebaiknya tak memaksakan diri untuk langsung beraktivitas di luar.
Berikut beberapa kondisi tersebut, dilansir dari Antara:
1. Lupa terapkan pola hidup sehat
Saat merayakan Lebaran, masyarakat banyak melakukan interaksi sehingga kemungkinan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat.
Misalnya, rajin mencuci tangan, menjaga jarak atau makan makanan yang sesuai takaran gizi seimbang.
Untuk itu, sebelum kembali beraktivitas normal, masyarakat harus memastikan kondisi diri tidak terkena penyakit menular yang membahayakan lingkungan sekitar.
Seperti batuk dan pilek, flu Singapura, campak, diare, hepatitis atau demam berdarah (dengue).
Jika memang mengalami gejala kurang enak badan, segera memeriksakan ke dokter atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
"Kalau pun masuk kerja dalam keadaan sakit, mohon terapkan pola hidup bersih 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar tidak terjadi penularan,” terang Ngabila.
2. Alami keluhan pusing, mual, dan lainnya
Tak hanya penyakit menular, usai liburan panjang dengan segala kegiatan padat, ada yang kemudian mengalami sejumlah keluhan seperti pusing, mual, muntah dan lemas.
Dalam kondisi ini, Anda disarankan untuk tak memaksakan diri, dan lebih baik berisitirahat.
Sebab, bekerja pada kondisi tersebut justru tidak akan membuat seseorang semakin produktif.
3. Kualitas tidur buruk
Meski libur panjang, bukan berarti Anda bisa menikmati waktu tidur maupun istirahat yang cukup. Bahkan, mungkin Anda saat ini justru merasa kelelahan krena jadwal kegiatan yang padat.
Untuk itu, dibandingkan memaksakan diri bekerja, Anda disarankan untuk meningkatkan kualitas tidur.
Karena ini jadi kunci penting dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional.
Apalagi, Ngabila mengatakan, kurang tidur membuat sulit konsentrasi, pikun, kehilangan motivasi, temperamen, dan mengantuk sepanjang hari.
Dalam jangka panjang, kurang tidur bisa memicu penyakit kronis seperti diabetes, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, depresi, dan penurunan imunitas.
4. Alami stres
Dalam kondisi stres dan suasana hati yang buruk akibat kelelahan, berpotensi mengganggu mengganggu interaksi yang terjalin dengan orang-orang sekitar. Sehingga berakibat pada menurunnya produktivitas.
Untuk itu, pastikan Anda bisa mengatasi kelelahan dan suasana hati buruk sebelum kembali masuk kerja ke kantor usai liburan.
"Dengan menjaga kesehatan tubuh diri sendiri, tiap individu tidak hanya bisa bekerja lebih produktif. Namun juga lebih maksimal menjaga anggota keluarga apabila ada yang sakit pasca mudik," terang dia.
Namun demikian, dia pun meminta untuk memastikan bahwa tiap ketidakhadiran dalam kegiatan telah disetujui oleh pihak berwenang seperti dokter, didukung dengan bukti valid. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria