Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Viral Obat Sakit Kepala Tuliskan Efek Samping Risiko Anemia Aplastik, Ini Penjelasan BPOM

Syahaamah Fikria • Kamis, 18 April 2024 | 05:32 WIB
Ilustrasi obat.
Ilustrasi obat.

RADARSOLO.COM - Unggahan soal efek samping obat sakit kepala yang memicu risiko anemia aplastik, tengah ramai dan viral di media sosial.

Ya, anemia aplastik belakangan tengah ramai dibicarakan masyarakat setelah komika Babe Cabita meninggal dunia dengan riwayat penyakit tersebut.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial X dan jadi viral, ditunjukkan foto salah satu merek obat sakit kepala yang umum dijual di pasaran. Beserta tulisan efek samping.

Di mana salah satu efek samping obat sakit kepala itu adalah risiko anemia aplastik dan diskrasia darah.

Rupanya efek samping itu baru dituliskan pada kemasan yang baru.

Sebab, menurut si pengunggah, sebelumnya tak ada keterangan soal risiko itu pada kemasan yang lama.

"kindly reminder utk teman2 semuanya, jangan terlalu sering konsumsi obat ini yaaa. sender perhatiin ternyata keterangan efek sampingnya ditambahin, berisiko anemia aplastik. Kalo minum obat yg beredar di pasaran, mohon dibaca semua keterangannya utk jaga2 ya," tulis unggahan di akun X.

Koordinator Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Eka Rosmalasari mengatakan, penambahan efek samping risiko anemia aplastik dalam kemasan obat sakit kepala itu sudah benar dan sesuai.

"Penambahan efek samping risiko anemia aplastik sudah sesuai dengan persetujuan BPOM saat pendaftaran ulang pada 5 November 2020, berdasarkan hasil evaluasi dan kajian BPOM," kata Eka, Kamis (17/4).

Dalam hal ini, pemberian keterangan efek samping obat itu merupakan pemenuhan terhadap hak konsumen sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK).

Efek samping obat, lanjut dia, tetap harus dicantumkan dalam kemasan.

Baca Juga: 7 Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran, Simak Cara Gercep Agar Gejala Tak Berlarut-larut

Meski frekuensi terjadinya risiko atau efek samping itu sangat jarang alias rare. Yakni satu kasus per satu juta pengguna.

Menurut Eka, obat itu sejatinya aman digunakan sepanjang sesuai indikasi, dosis, dan aturan pakai.

"Termasuk obat bebas terbatas (lingkaran biru) dan diindikasikan untuk meringankan sakit kepala dan sakit gigi. Dalam kemasan obat juga dicantumkan peringatan dan perhatian," terang dia.

Apakah pernah ada laporan mengenai efek samping obat itu?

Eka mengakui, sejauh ini belum ada laporan terkait kasus seperti itu.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, anemia aplastik sebenarnya merupakan gangguan pembentukan sel darah.

Penyebabnya bisa dipicu oleh berbagai hal.

Seperti infeksi, kondisi autoimun, faktor genetik, kemoterapi, atau penggunaan obat. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#bpom #Obat Sakit Kepala #viral #efek samping #anemia aplastik #Babe Cabita