RADARSOLO.COM - Saat momen Idul Adha, banyak orang yang mengolah daging kurban berupa daging kambing.
Beragam olahan dibuat, seperti tongseng, gulai, sate, dan lainnya.
Ada juga yang mengolahnya dengan cara yang lebih sehat tanpa banyak campuran minyak atau santan, demi mendapatkan manfaat maksimal dari daging kambing.
Sebab, daging kambing merupakan salah satu makanan dengan kandungan zat besi, vitamin B12, protein dan nutrisi lain yang baik untuk kesehatan.
Namun, bagaimana dengan ibu hamil? Bolehkah mengonsumsi jenis daging merah ini?
Konsumsi Daging Kambing pada Ibu Hamil
Dilansir halodoc, sejatinya tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi daging kambing.
Apalagi jika ibu hamil tersebut mengidap penyakit tertentu.
Namun, memang perlu ekstra hati-hati.
Berikut manfaat konsumsi daging kambing untuk ibu hamil:
1. Sumber Protein
Daging kambing merupakan sumber protein yang sangat baik dan berkontribusi pada peningkatan kebutuhan protein selama kehamilan.
Konsumsi daging kambing dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin.
2. Kaya Zat Besi
Daging kambing tinggi kandungan zat besi.
Nutrisi ini mampu menjaga tingkat hemoglobin, dengan membantu pembentukan sel darah merah.
Zat besi pada daging kambing juga dapat dengan mudah terserap ke dalam tubuh.
3. Kandungan Seng Tinggi
Seng yang terkandung dalam daging kambing dapat membantu mengembangkan sistem kekebalan janin.
Selain itu, juga memastikan keseluruhan pertumbuhan seiring dengan pembelahan sel.
4. Vitamin B12
Vitamin B12 adalah zat yang sangat diperlukan untuk menjaga sistem saraf tetap sehat, membantu pembentukan sel darah merah, dan mencegah anemia.
5. Kandungan Tembaga
Tembaga yang terkandung dalam daging kambing memastikan bayi mendapatkan pertumbuhan maksimal hinggalahir.
Risiko Makan Daging Kambi untuk Ibu Hamil
Meski punya kandungan nutrisi yang baik, namun ada beberapa faktor risiko mengonsumsi daging kambing bagi ibu hamil.
Di mana faktor risiko ini tidak bisa dikesampingkan sepenuhnya.
1. Kandungan Kolesterol
Daging kambing mengandung kolesterol dan lemak jenuh tinggi.
Hal ini dapat menyebabkan peningkatan signifikan pada kadar lipid darah, dan kurang baik untuk kehamilan.
2. Tinggi Natrium
Natrium memang dibutukan. Namun, terlalu banyak asupan natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah selama kehamilan.
3. Histamin dan Risiko Alergi
Kandungan histamin dalam kambing domba bisa memicu munculnya alergi pada beberapa orang. Salah satunya adalah eksim.
Nah, dalam beberapa kasus, ibu hamil dapat terkena asma, batuk, pilek, dan syok anafilaksis akibat hal ini. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria