Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Pentingnya Peran Dasar Gizi Seimbang

Iwan Adi Luhung • Jumat, 14 Juni 2024 | 01:00 WIB
Masyarakat berkonsultasi terkait gizi seimbang bersama nutrisionis RSUD dr. Seodiran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri.
Masyarakat berkonsultasi terkait gizi seimbang bersama nutrisionis RSUD dr. Seodiran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri.

RADARSOLO.COM - Pedoman gizi masyarakat adalah aturan yang dibuat sebagai panduan bagi masyarakat, dalam mengonsumsi makanan sehari-hari. Pedoman gizi ini disusun berdasarkan empat pilar utama, yaitu konsumsi beraneka ragam pangan, melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Pedoman umum gizi seimbang atau yang dulu dikenal dengan “Empat Sehat Lima Sempurna”, awalnya dikenalkan oleh Prof. Poorwo Soedarmo pada 1952. Selanjutnya dia kita kenal sebagai Bapak Gizi Indonesia.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta kemajuan zaman, berganti dengan slogan “Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS)”. Saat ini PUGS mengalami penyempurnaan menjadi “10 Pesan Dasar Gizi Seimbang (PGS)”.

Alasan yang mendasari PGS adalah, sebagai upaya preventif terjadinya permasalahan gizi, mencegah masalah penyakit degeneratif di masa mendatang, serta mendukung program perbaikan gizi melalui KIE (Komunikasi, Infomasi, dan Edukasi) Gizi.

Berikut ke-10 pesan tersebut. Pertama, biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok. Selain nasi, bisa mi, singkong, ubi, dan kentang. Kedua, batasi konsumsi makanan manis, asin, dan berlemak. Karena berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes mellitus.

Ketiga, lakukan aktivitas fisik secara teratur dan mempertahankan berat badan ideal. Bisa dengan olahraga atau kegiatan rutin di rumah seperti menyapu, mengepel, dan naik-turun tangga. Jangan lupa, timbang berat badan secara teratur.

Keempat, biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein. Bisa protein hewani maupun nabati. Karena protein berperan menyusun sel tubuh termasuk tulang, otot, paru-paru, rambut, hingga kulit. Juga memelihara atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Kelima, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Dilakukan sebelum menyentuh bahan makanan ataupun makan, agar terhindar dari kuman. Keenam, biasakan makan pagi. Makan pagi atau sarapan, dilakukan antara bangun pagi sampai pukul 09.00. Aktivitas ini menyumbang 15 -30 persen kebutuhan harian tubuh.

Ketujuh, minum air bersih yang aman dan mencukupi. Pastikan mengonsumsi air bersih, sehat, dan tidak tercemar bahan berbahaya. Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi 2 liter per hari atau setara 8 gelas ukuran 230 ml.

Kedelapan, banyak makan sayur dan buah. Dianjurkan mengonsumsi buah 2-3 porsi per hari, serta 3-4 porsi sayuran per hari. Kesembilan, biasakan membaca label pangan pada kemasan. Fungsinya untuk mengetahui komposisi zat gizi atau zat alergen dalam suatu produk. Termasuk tanggal produksi dan kedaluwarsanya.

Ke-10, syukuri dan nikmati aneka ragam makanan. Tidak lupa berdoa sebelum dan sesudah makan. Dianjurkan makan dengan tata cara yang baik dan tidak tergesa-gesa. Sehingga makanan dapat dicerna dan diserap tubuh dengan baik.

Mari kita terapkan pola makan dengan 10 Pesan Dasar Gizi Seimbang dalam keseharian. Sebagai upaya menjaga hidup tetap sehat dan bebas dari risiko penyakit degeneratif. (*)

Oleh: Nutrisionis RSUD dr. Seodiran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri Ammik Ernawati, S.Gz.

Editor : fery ardi susanto
#RSUD Wonogiri #pedoman umum gizi seimbang #10 Pesan Dasar Gizi Seimbang