Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Heboh Jajanan Viral Latiao Bikin Keracunan, Bakteri Bacillus cereus Ternyata Juga Bisa Timbulkan Risiko Besar untuk Kesehatan

Syahaamah Fikria • Selasa, 5 November 2024 | 01:58 WIB
Jajanan viral asal China Latiao
Jajanan viral asal China Latiao

RADARSOLO.COM - Bakteri Bacillus cereus yang ditemukan di Latiao, jajanan viral asal China, ternyata tak hanya meyebebkan keracunan. Bateri itu bahkan bisa mengakibatkan infeksi sistem saraf pusat.

Sejauh ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menarik 73 produk Latiao.

Hal ini menyusul terjadinya kasus kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan di tujuh daerah di Indonesia.

Di mana kebanyakan korban adalah pelajar, dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, pihaknya telah memeriksa 341 sarana. Terdiri dari 214 ritel atau toko, 27 distributor, 100 kantin dan warung di area sekolah.

"Hasil pemeriksaan, sebanyak 9,68 persen atau 33 sarana ditemukan menjual Latiao. Terdiri dari 20 distributor, 12 ritel dan 1 toko warung di area sekolah. Total ada 77.219 pieces dengan 95 item atau varian," papar Taruna, Senin (4/11).

Diketahui, produk pangan kemasan selama ini dibagi menjadi dua. Ada yang high risk, dan low risk.

Nah, dikatakan Taruna, awalnya Latiao termasuk yang dianggap low risk. Namun, ternyata jajanan viral asal China itu menjadi high risk, dan telah menyebabkan keracunan di sejumlah wilayah.

"Karena high risk, kami langsung ambil langkah tegas dan cepat. Kami tidak mau nanti tumbuh mikroorganisme," ujar Taruna.

Seperti diketahui, berdasarkan uji lab, BPOM telah mendapatkan hasil adanya bakteri Bacillus cereus.

Namun, lanjut Taruna, karena jadi high risk, bisa jadi muncul bakteri lain.

"Mungkin jamur, fungi dan bisa berdampak pada sistem saraf, sistem metabolisme, kemudian ada faktor lain lagi," papar dia.

Sebagai informasi, bakteri Bacillus cereus kerap menjadi penyebab keracunan makanan, hingga infeksi di luar saluran pencernaan.

Bakteri berbentuk batang itu diketahui dapat bertahan di berbagai kondisi lingkungan dan memproduksi zat berbahaya yang disebut faktor virulensi.

Termasuk enterotoksin dan toksin emetik (cereulide) yang menyebabkan muntah dan mual.

Bahkan, bakteri Bacillus cereus juga bisa mengakibatkan infeksi serius. Seperti sepsis, pneumonia hingga infeksi sistem saraf pusat.

Hal ini bisa terjadi terutama pada seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Sejauh ini, BPOM telah menemukan 4 merek Latiao yang teridentifikasi tercemar bakteri Bacillus cereus. Yakni KK Boy Latiao, Lianggui Latiao, C&j Candy Joy Latiao, dan Luvmi Hot Spicy Latiao.

Tarunan menyebut, uji sampel Latiao masih terus dilanjutkan untuk memastikan keamanan produk makanan asal China tersebut. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#bpom #viral #latiao #keracunan #china #jajanan