Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Waspada! Usai Lebaran Rentetan Penyakit Ini Mengintai, Ini Tips dari Pakar Gizi agar Tubuh Tetap Sehat

Kabun Triyatno • Selasa, 24 Maret 2026 | 17:22 WIB

Ilustrasi AI Generated/Gemini
Ilustrasi AI Generated/Gemini

RADARSOLO.COM – Momen Lebaran identik dengan sajian khas nan menggugah selera seperti rendang, opor, hingga aneka kue kering. Namun, di balik kelezatannya, hidangan tersebut menyimpan kandungan kalori, lemak, dan gula yang cukup tinggi.

Jika tidak dikonsumsi dengan bijak, risiko gangguan kesehatan mengintai pasca-hari raya.

Pakar gizi Lailatul Muniroh mengingatkan masyarakat bahwa menikmati hidangan Lebaran sah-sah saja, asalkan mampu menjaga keseimbangan porsi dan frekuensi konsumsi.

Lailatul menekankan bahwa aturan gizi seimbang tetap berlaku meski sedang merayakan Idulfitri. Prinsip "Isi Piringku" harus menjadi panduan dalam satu kali makan.

Karbohidrat bisa berasal dari ketupat atau nasi. Protein dari lauk pauk seperti daging rendang, ayam opor, atau telur. Sayur dan buah merupakan komponen yang sering terlupakan saat Lebaran, padahal krusial untuk serat, vitamin, dan mineral.

"Seringkali masyarakat terlalu fokus pada makanan bersantan atau kue manis, sementara konsumsi sayur dan buah justru berkurang. Padahal, keduanya penting untuk membantu pencernaan dan menjaga keseimbangan gizi," jelas Lailatul.

Konsumsi berlebihan tanpa kontrol dapat memicu berbagai masalah kesehatan jangka pendek maupun panjang, di antaranya kenaikan berat badan akibat akumulasi kalori dari santan dan gula.

Lonjakan kolesterol dan gula darah, terutama bagi penderita diabetes dan hipertensi. Gangguan pencernaan berupa perut kembung atau mual akibat makanan berlemak tinggi.

“Camilan manis ini tinggi kalori namun minim rasa kenyang, sehingga sering dikonsumsi berlebih tanpa disadari,” ujarnya.

Agar tubuh tetap bugar selama masa mudik dan silaturahmi, Lailatul membagikan beberapa tips praktis. Makanlah makanan berat (dengan sayur) sebelum mencicipi kue kering agar perut lebih cepat kenyang.

Batasi santan dengan ambil secukupnya dan jangan dikonsumsi di setiap rumah yang dikunjungi. Hindari terlalu banyak minuman manis atau sirup. Air putih membantu metabolisme tubuh.

"Menikmati hidangan khas Lebaran tentu diperbolehkan, tetapi kuncinya adalah tidak berlebihan. Silaturahmi jalan, hidup sehat harus," pungkasnya. (*)

 

Editor : Kabun Triyatno
#diabetes #lebaran #buah #gizi #hidangan #opor #rendang #sayur #hipertensi #konsumsi