Kolaborasi Internasional Tingkatkan Kesadaran Ibu Hamil terhadap Tanda Bahaya Kehamilan di Pucangsawit

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 11:56 WIB
Dr Katherine Clark, M.Sc., M.Clin.Res-RM, Senior Researcher dari King
Dr Katherine Clark, M.Sc., M.Clin.Res-RM, Senior Researcher dari King's College London (tengah) hadir dalam Research Group (RG) Midwifery Innovation Fakultas Kedokteran UNS bekerja sama dengan Puskesmas Pucangsawit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyasar ibu hamil. (DOK.FK UNS)

RADARSOLO.COM - Research Group (RG) Midwifery Innovation Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Puskesmas Pucangsawit menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi ibu hamil di wilayah Pucangsawit, Surakarta.

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi internasional dengan Dr Katherine Clark, M.Sc., M.Clin.Res-RM, Senior Researcher dari King's College London.

Sekaligus UK-trained specialist midwife yang telah merancang dan memimpin berbagai layanan klinis inovatif bagi perempuan dengan gangguan hipertensi dan penyakit ginjal pada kehamilan.

Baca Juga: FK UNS Turunkan Tim Dokter Spesialis ke Desa, Latih Kader Posyandu Gunung Kidul DIY Jadi Garda Terdepan Deteksi Hipertensi

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan ibu hamil terhadap tanda bahaya selama kehamilan sebagai upaya mendukung deteksi dini komplikasi kehamilan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi kerja sama antara RG Midwifery Innovation dan Puskesmas Pucangsawit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu di masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan in-depth interview untuk menggali pemahaman ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan serta pengalaman mereka dalam memperoleh informasi kesehatan selama masa kehamilan.

Selanjutnya dilakukan skrining tanda bahaya kehamilan untuk mengidentifikasi kondisi yang memerlukan perhatian lebih dini.

Sebagai bagian dari edukasi kesehatan, tim pengabdian membagikan media edukasi berupa Kipas Edukatif yang memuat informasi praktis mengenai berbagai tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, sakit kepala hebat, pandangan kabur, pembengkakan pada wajah dan tangan, gerakan janin berkurang.

Serta tanda-tanda lain yang memerlukan penanganan segera di fasilitas kesehatan. Media ini dirancang agar mudah dibawa dan digunakan sebagai pengingat sehari-hari oleh ibu hamil.

Baca Juga: KSM Radiologi RSUD Moewardi dan FK UNS Gelar Layanan USG Gratis di CFD Solo

Dr Katherine Clark menyampaikan bahwa peningkatan literasi kesehatan ibu hamil merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah keterlambatan pengenalan komplikasi kehamilan.

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi fondasi dalam mengembangkan pelayanan kebidanan yang berbasis bukti (evidence-based practice) dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua RG Midwifery Innovation menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pucangsawit sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra internasional.

Hasil dari wawancara mendalam dan skrining akan menjadi dasar dalam pengembangan penelitian serta inovasi edukasi kesehatan ibu pada masa mendatang.

Kolaborasi ini juga menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara RG Midwifery Innovation dengan Dr Katherine Clark dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Grup Riset Bimoli.com FK UNS Gandeng RS dr. Oen Solo Baru Gelar Seminar Edukasi Peningkatan Kapasitas Dokter Layanan Primer Deteksi Dini Kanker

Khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan antenatal, pengembangan metode skrining tanda bahaya kehamilan, serta inovasi edukasi kesehatan ibu berbasis riset.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya peningkatan kesehatan ibu dan deteksi dini komplikasi kehamilan.

Serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra internasional dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini diharapkan tercipta inovasi pelayanan kebidanan yang semakin berkualitas, memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, serta berkontribusi pada penurunan risiko komplikasi kehamilan dan peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi di Indonesia. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
Research Group (RG) Midwifery Innovation Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret puskesmas pucangsawit Dr Katherine Clark kesehatan ibu hamil FK UNS