RADARSOLO.COM - Buah ciplukan dalam beberapa tahun terakhir menjadi viral lantaran harganya yang melamnung. Padahal, sebelumnya buah dengan nama latin Physalis Angulata L ini hanya tumbuh liar di area persawahan dan kebun warga, yang dianggap tak ada harganya.
Buah yang bentuknya seperti tomat kecil atau cherry yang berwarna kuning jingga dengan rasa asam-asam manis ini ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan.
Mengapa begitu berkhasiat? Karena satu buah ciplukan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.
Antioksidan yang terkandung di dalam buah ciplukan berperan aktif untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Antara lain, hepatitis, malaria, rematik, dermatitis, asma, kanker.
Ciplukan juga mengandung anti inflamasi yang dapat mengurangi rasa nyeri karena radang sendi, asam urat, nyeri otot, hingga wasir.
Menariknya lagi, dengan menyantap buah ciplukan secara rutin, dapat membantu menurunkan berat badan. Ciplukan penyumbang nutrisi yang besar tanpa khawatir lemak.
Kemudian, kandungan asam oleat dan linoleat pada ciplukan, juga bagus untuk keseimbangan kolesterol.
Manfaat tumbuhan liar ini tidak hanya pada buahnya saja. Melainkan akar tanaman berkhasiat untuk mengobati demam dan obat cacing. Daun untuk patah tulang, busung air, bisul, borok, dan lainnya. (mg18/ria)
Editor : Syahaamah Fikria