Pengelola Candi Prambanan telah mengantisipasi potensi peningkatan traffic pengunjung. Termasuk menyiapkan kantong-kantong parkir di sekitar candi. “Ini kami lakukan untuk menunjang kenyamanan pengunjung,” jelas General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan Aryono Hendro M, kemarin (24/12).
Dia memprediksi kunjungan wisatawan saat Nataru mencapai 280 ribu orang. Sedangkan total kunjungan pada periode yang sama tahun lalu hanya 260 ribu orang. Target tersebut bisa dikejar dalam periode 22 Desember hingga 1 Januari 2020. Wisatawan didominasi dari dalam negeri. Sedangkan wisatawan mancanegara cenderung menurun.
“Selama Natal dan Tahun Baru, konsepnya lebih ke liburan keluarga. Kali ini kami menambah sejumlah wahana baru di kompleks Candi Prambanan. Jadi wisatawan tidak sekadar melihat candi saja,” bebernya.
Wahana yang dimaksud Analana Park. Disedikan sejumlah spot swafoto dengan latar belakang patung dari jerami. Juga dijumpai sejumlah wahana permainan anak-anak. “Harga tiket masih sama,” ungkapnya.
Di Prambanan juga terdapat sejumlah candi yang layak disambangi. Di antaranya Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu. Pengunjung bisa mengakses dengan kereta mini.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman menyebut simpang tiga Prambanan rawan kemacetan. “Jika terjadi kepadatan arus, akan diberlakukan satu arah. Khususnya dari arah Jalan Solo-Jogja menuju pintu masuk Candi Prambanan. Sedangkan dari arah sebaliknya, kami alihkan ke jalur alternatif,” paparnya. (ren/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra