Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Rp 6,6 M untuk Jalur Evakuasi Gunung Merapi

Perdana Bayu Saputra • Senin, 27 Januari 2020 | 20:41 WIB
RUSAK PARAH: Dua unit truk galian C melintas di jalur evakuasi, tepatnya di Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang, Klaten yang berlubang, kemarin (26/1).
RUSAK PARAH: Dua unit truk galian C melintas di jalur evakuasi, tepatnya di Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang, Klaten yang berlubang, kemarin (26/1).
KLATEN – Tiga jalur evakuasi erupsi Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Klaten bakal diperbaiki. Yakni jalur Nangsri-Tanjungsari, Pasar Kembang-Kadilajo, dan Surowono-Tegalmulyo. Khusus jalur Surowono-Tegalmulyo, bakal didanai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Peningkatan jalan di seluruh Klaten, pemerintah kabupaten (pemkab) siapkan anggaran Rp 90 miliar. Bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020. Dari jumlah itu, Rp 6 miliar dialokasikan untuk betonisasi jalur Pasar Kembang-Kadilajo. Sedangkan jalur Nangsri-Tanjungsari Rp 2,6 miliar.

“Anggaran Rp 90 miliar disiapkan untuk 22 kegiatan peningkatan jalan. Tahun ini tiga ruas jalur evakuasi dengan panjang total 4 kilometer (km) diperbaiki. Disesuaikan alokasi anggaran yang kami terima,” terang Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten Suryanto, kemarin (26/1).

Diharapkan betonisasi ini membuat jalur evakuasi mulus dan kuat. Mengingat jalur ini sering dilintasi truk galian C. “Alokasi anggaran untuk peningkatan jalan dan jembatan secara keseluruhan Rp 103 miliar. Tahun ini ada enam kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan jembatan,” imbuhnya.

Selain itu, juga disediakan anggaran pemeliharaan sejumlah ruas jalan. Berupa penambalan jalan berlubang. Pemeliharaan dimulai sejak 6 Januari. Dikerjakan tenaga kontrak dengan material cadangan hasil pengadaan tahun lalu. “Selama ada jalan berlubang, kami tambal. Saat ini sedang disusun SK (surat keputusan) bupati untuk mendukung pelaksanaan pemeliharaan jalan,” bebernya.

Sementara itu, kondisi jalur evakuasi di Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang sepanjang 2 km rusak parah. “Sudah lima tahun rusak. Belum ada perbaikan sama sekali dari pemkab. Katanya 2020 akan dicor beton. Semoga segera dikerjakan,” ujar Joko, 50, warga Desa Tangkil. (ren/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra
#gunung merapi #erupsi #jalur evakuasi