MENJADI garda terdepan dalam penanganan Corona di Klaten, Sri Mulyani dengan berbagai tugasnya, mulai dari menetapkan rencana operasi dan melaksanakan penanganan. Termasuk mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan hingga pengawasan pelaksanaan penanganan COVID-19.
“Kegiatan yang kita lakukan selama ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Koordinasi dengan berbagai pihak agar penyebaran korona tidak masif di Klaten. Termasuk salah satu strateginya mengeluarkan himbauan mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker,” ujarnya.
Begitu juga strateginya dalam menekan angka pemudik untuk tidak pulang kampung terlebih dahulu. Tentunya dengan mengoptimalkan Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di tingkat RW bertugas mengawasi pemudik yang baru tiba. Mengingat ada kewajiban untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.
“Untuk penanganan pasien kita juga telah memiliki tiga rumah sakit sebagai rujukan. Yakni RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSD Bagas Waras Klaten dan RSU Islam Klaten. Termasuk seluruh rumah sakit di Klaten diminta untuk menyiapkan ruang isolasi,” jelasnya.
Mulyani mengatakan, untuk menekan penyebaran Virus Corona di Klaten langsung dilaporkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Mengingat telah terdapat wadah untuk berkomunikasi dan berkoordinasi melalui aplikasi chat. Mulai dari penanganan pasien, pemudik hingga ketersediaan ruang isolasi setiap harinya dilaporkan.
Sudah ada instruksi Presiden RI Joko Widodo dalam hal penanganan COVID-19 langsung ditindaklanjuti. Salah satunya pengadaan barang maupun ketersediaan di jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten telah tercukupi. Terutama alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang langsung menangani pasien COVID-19.
Disamping itu, Mulyani tidak segan-segan turun ke sejumlah pasar tradisional, ke kecamatan, ke desa, untuk melakukan sosilisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ada. Semua itu dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona.
“Kita semua harus sigap dan siap dalam mencegah dan memutus penyebaran COVID-19. Kami minta masyarakat patuhi kebijakan dari pemerintah, jangan membuat aturan sendiri,” pungkasnya. (ren/oh) Editor : Perdana Bayu Saputra