Sebagian warga nampak memetik sayur dan membawanya pulang. Itulah gambaran yang terjadi di Bank Sampah Guyub Rukun. Sebelum warga panen sayur mereka membawa sampah rumah tangga untuk diberikan kepada petugas bank sampah.
"Kegiatan ini kami lakukan rutin sepekan sekali. Warga antusias untuk mengumpulkan sampah rumah tangga dan dibawah ke sini. Mereka bisa menukarkan sampah tersebut ke sayuran yang sudah ditanam dengan media sampah," ujar Direktur Bank Sampah Guyub Rukun Baginda Sujarwanto.
Ketua LSM Lestari Agus Hartono, saat dilakasi mengaku senang antusias warga. Mereka datang mambawa sampah rumah tangga dengan tertib.
"Tentu saja butuh proses dalam memberikan edukasi kepada warga. Semangat warga sangat tinggi sehingga mereka juga menyambut baik program bank sampah ini," tambahnya.
Sementara Manager Corporte Social Responsibility (CSR) AQUA Klaten, Rama Zakaria mengatakan, langkah yang dilakukan masyarakat sebagai upaya menjaga lingkungan. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun sayur dan menjadikan sampah sebagai media tanam.
"Ini berarti bank sampah menjadi sumber dan berperan untuk menjaga ketahanan pangan. Di mass pendemi Covid-19 semua masyarakat harus bisa. Seperti yang dilakukan nasabah Bank Sampah Guyub Rukun," tambahnya. (ren/oh). Editor : Perdana Bayu Saputra