Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mantan Bacawabup Klaten Aris Tulis Surat Curahan Hati untuk Pendukung

Perdana Bayu Saputra • Sabtu, 29 Agustus 2020 | 21:04 WIB
Aris Prabowo menunjukkan tulisan tangannya terkait ungkapan isi hatinya untuk pendukungnya. 
Aris Prabowo menunjukkan tulisan tangannya terkait ungkapan isi hatinya untuk pendukungnya. 
KLATEN – Mantan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Klaten Aris Prabowo mengaku sudah legawa dengan keputusan partai yang batal memasangkan dirinya dengan bakal calon bupati incumbent Sri Mulyani. Namun, dia pun tetap mencurahkan isi hatinya yang ditulis tangan di selembar kertas.

Aris mengakui, keputusan PDIP yang mengganti posisinya dengan Ketua DPD II Partai Golkar Klaten Yoga Hardaya sempat membuat dia kecewa. Namun, dia berusaha untuk tetap legawa. Dia pun sudah mendengar soal rencana reposisi itu sejak jauh-jauh hari.

Hingga pada Kamis malam (27/8) pukul 23.56, dia mendapatkan telepon dari Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani. Dalam percakapan itu, Sri Mulyani bilang akan menerima rekomendasi dari DPP PDIP pada Jumat pagi (28/8) di Semarang. Tetapi berpasangan dengan Yoga Hardaya.

“Saya bilang ke ibu, monggo saja. Karena itu sudah keputusan dari partai. Saya sebagai kader partai, apa pun tetap menjalankan intstruksi partai. Ada rasa kecewa, tetapi tidak sakit hati,” ungkap Aris saat ditemui di rumahnya di Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, kemarin.

Tetapi perjuangan para pendukungnya yang selama enam bulan lamanya mendampingi dia sosialisasi dan silaturahmi ke sejumlah tokoh tanpa pamrih telah memberikan kesan tersendiri. Hal ini yang membuat dia sempat menuliskan sejumlah kalimat sebagai ungkapan isi hatinya kepada pendukung.

Kalimat itu dituliskan dalam secarik kertas pada Jumat (28/8) dini hari sekitar pukul 02.00, usai mendapatkan kabar dari Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani. Tulisan tangan itu berbunyi:

“Tribute To Friends. Enam bulan sudah kita lalui, suka duka canda tawa, berkeringat dan doa bersama tiada kata lelah dan letih. Perjuangan ini lebih dekat dan tetap bersama menggapai tujuan yang lebih mulia. Ketulusan dan keikhlasan saudaraku semua tak akan pernah sirna. Allah Maha Bijaksana, Maha Tahu dan Maha Segalanya. Terima kasih saudaraku semua semoga Allah selalu memberikan hikmah dan masa depan yang lebih baik buat kita semua. Aamiin Ya Robbal Alamin. By Aris Prabowo- Arry Shintawati.”

Tulisan tangannya itu dicetak dalam bentuk spanduk yang dipasang di lokasi posko pemenangan, tepat di samping rumahnya. Menutup spanduk yang bergambar Sri Mulyani dengan Aris yang tertempel sebelumnya. Tulisan itu dia persembahkan bagi para pendukungnya yang selama ini sudah ihklas dalam bekerja, berkeringat, bergotong-royong tanpa keluh kesah dan pamrih. Terlebih lagi telah berkorban baik moril maupun materil

Aris mengaku menerima banyak pesan dari pendukungnya melalui aplikasi WhatsApp (WA). Hingga kemarin, sudah 1.200 pesan masuk usai dirinya tidak jadi maju dalam Pilkada Klaten. Mereka menanyakan instruksi selanjutnya. Tetapi sebagai kader PDIP harus mengikuti apa yang menjadi keputusan partai.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani sempat memuji sosok Aris Prabowo yang dinilainya legawa dengan keputusan partai tersebut. Menurut dia, Aris telah menjadi kader PDIP Klaten terbaik serta begitu loyal dan militan. Meski posisinya tidak jadi mendampinginya dalam mengarungi Pilkada Klaten 2020. (ren/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#klaten #pdip #curhat #pendukung #aris prabowo #mantan bacawabup