Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

38 Nakes & Karyawan RSUP Klaten Terpapar Covid, Satpam sampai Dokter

Perdana Bayu Saputra • Senin, 21 September 2020 | 23:57 WIB
Ruang isolasi khusus untuk merawat pasien Covid-19 di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten
Ruang isolasi khusus untuk merawat pasien Covid-19 di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten
KLATEN - Penambahan pasien positif baru dari klaster Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro tengah menjadi perhatian dari gugus tugas. Pasalnya, sebanyak 38 orang, baik tenaga medis maupun karyawan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, ke-38 orang itu tengah menjalani isolasi mandiri di rumah sakit milik pemerintah pusat tersebut.

“Sebenarnya sudah masuk dalam laporan setiap harinya kaitan informasi penambahan kasus Covid-19. Tetapi yang memang jadi perhatian adalah terkait melonjaknya (kasus positif) dari RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten ini,” jelas Bupati Klaten Sri Mulyani usai memimpin rakor di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (21/9).

Mulyani yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten itu menambahkan, gugus tugas langsung menempuh langkah-langkah dalam mencegah penyebaran lebih luas. Salah satunya dengan tracking kepada orang-orang yang memiliki kontak erat, untuk dilakukan tes swab.

“Nanti akan kami lihat bagaimana hasil tes swab itu. Kalau ada yang positif, maka akan dilakukan isolasi secara mandiri. Sementara ini dari RSUP saja,” jelasnya.

Dalam rakor mingguan yang diadakan itu, Mulyani mengaskan perlunya menekan penyebaran Covid-19 di Klaten. Terutamanya yang ada di tempat pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit. Jangan sampai yang terjadi di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten terulang kembali.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Nurcholis Arif membenarkan terpaparnya 38 tenaga medis dan karyawan RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten tersebut. Mereka yang terpapar meliputi satpam, cleaning service, dokter, bidan, manajemen, bagian pemulasaran jenazah, dan perawat.

“Mereka sudah melakukan isolasi mandiri. Secara detailnya baru akan kami koordinasikan dengan pihak rumah sakit. Kalau dugaan sementara terpapar dari tempat mereka bekerja karena dari tracking yang kami lakukan mereka tidak ke mana-mana, selain ke tempat bekerja,” jelas Nurcholis.

Lebih lanjut Nurcholis menjelaskan, gugus tugas akan melakukan tracking di lingkungan masyarakat. Terutama mereka yang memiliki kontak erat dengan tenaga medis dan karyawan yang terpapar tersebut. Sedangkan RSUP juga akan melakukan tracking secara internal.

Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Juli Purnomo mengatakan, pihak rumah sakit telah mengambil sejumlah langkah usai tenaga medis dan karyawannya terpapar Covid-19.

“Kami telah melakukan isolasi terhadap karyawan yang terkonfirmasi positif di rumah sakit sejak Jumat (18/9) lalu. Termasuk melakukan tracking terhadap karyawan yang kemungkinan terpapar. Mengurangi kapasitas layanan dan menerapkan work from home (WFH),” papar Juli.

Dari 38 orang itu, lanjut Juli, kebanyakan yang terpapar adalah mereka tenaga yang nonmedis. Dia menduga, persebaran virus berasal dari klaster perkantoran yang ada di dalam rumah sakit sendiri. Berawal dari seorang satpam yang pada Rabu (16/9) lalu, mengalami sakit dan melakukan pengobatan.

“Kamisnya (17/9) baru terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab, sehingga kami lakukan penelusuran. Satpam yang terdeteksi tersebut sekarang sudah baik kondisinya. Yang bersangkutan sudah stabil dan diisolasi di ruang biasa,” jelas dia.

RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten merupakan salah satu rumah sakit di Klaten yang menangani pasien positif Covid-19. Saat ini total ada 15 pasien terkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit tersebut. Ditambah 38 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, serta 21 orang suspek. (ren/ria)

 

 

  Editor : Perdana Bayu Saputra
#klaten #klaster rsup #pasien positif covid-19 #nakes terpapar covid-19 #rsup dr soeradji tirtonegoro