Pengukuhan Pjs Bupati Klaten dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (25/9) malam. Bersamaan dengan pengukuhan Pjs wali kota Semarang, bupati Purworejo, bupati Rembang, bupati Purbalingga, dan bupati Grobogan.
Masing-masing daerah mengikuti acara pengukuhan Pjs tersebut secara virtual. Khusus di Klaten diadakan di Pendapa Pemkab Klaten yang langsung dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkompimda) lain, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Usai pengukuhan, Bupati Klaten Sri Mulyani berharap agar Pjs bisa menjaga kondusivitas Klaten. Menjadikan Kabupaten Bersinar tetap aman selama tahapan pilkada berlangsung.
"Meski kondusif, tapi pandemi Covid-19 harus tetap di waspadai. Saya harapkan tetap koordinasi dengan Forkopimda dan gugus tugas untuk pencegahan dan pengendaliannya," ucap Mulyani.
Mulyani juga berharap selama dirinya cuti, masyarakat Klaten tetap menaati protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun hingga bisa menjaga jarak.
"Selama cuti, saya juga akan selalu menaati protokol kesehatan. Sesuai apa yang menjadi imbauan dari KPU dan Bawaslu Klaten serta pemerintah," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jaka Sawaldi menuturkan untuk kewenangan Pjs sama seperti bupati. Hanya saja, tidak boleh mengotak-atik terkait anggaran dan personel.
"Kalau kegiatannya ya tetap sama seperri bupati. Tetapi tidak boleh mengubah anggaran maupun personel," pungkasnya. (ren/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra