Pendampingan ini memberikan garansi sampai masyarakat bisa membaca Alquran. “Sebenarnya sudah ada kegiatan belajar baca Alquran sejak 2012. Dulu masuk masjid dan rumah, kemudian merekrut guru mengaji untuk melatih. Semuanya gratis dan sampai sekarang masih berjalan,” terang owner Bimbel Quran Rubaiyat Tata Sutarya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Berawal dari itu, akhirnya dibuka sejumlah kelas yang dikelolanya secara profesional. Mulai dari kelas privat hingga eksklusif. Lokasi belajar mulai dari kafe hingga hotel. Termasuk belajar baca Quran secara online.
“Kami juga mencetak buku dengan kemasan lebih profesional untuk kelas-kelas yang dibuka. Sudah kami cetak 200 ribu buku dan terdistribusikan di seluruh Indonesia,” bebernya.
Selama Ramadan nanti, Bimbel Quran Rubaiyat siap melayani permintaan belajar membaca Alquran dengan berbagai pilihan paket. Termasuk kelas eksklusif yang menyajikan metode cepat dalam waktu beberapa jam. “Selain metode cepat, kami kemas pembelajaran secara asyik. Jadi proses pembelajarannya dibuat menyenangkan,” imbuhnya.
Meski sudah ada kelas berbayar, namun Bimbel Quran Rubaiyat tetap melayani belajar baca Alquran gratis. Salah seorang peserta Evi, 32, mengaku mulai bisa membaca Alquran walaupun masih terbata-bata.
“Selama ini saya baru bisa baca hurufnya saja, tetapi tidak hafal. Dan sekarang setelah pakai metode yang diajarkan, insya Allah bisa baca Alquran dengan baik dan benar,” ujarnya. (ren/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra