Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ketersediaan Oksigen di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Sempat Menipis

Damianus Bram • Kamis, 24 Juni 2021 | 16:38 WIB
TERATASI: Ketersediaan oksigen di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sempat menipis.  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
TERATASI: Ketersediaan oksigen di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sempat menipis. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KLATEN  - Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro Klaten sempat ketar-ketir dengan ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19. Mengingat sempat menepis. Namun akhirnya vendor segera memasoknya.

“Hampir setiap hari (menipis). Untuk kondisi saat ini ketar-ketir,” ucap Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Juli Purnomo dihubungi Jawa Pos Radar Solo, Rabu (23/6).

Juli menjelaskan, oksigen yang digunakan untuk menunjang penanganan pasien Covid-19 bukan dengan tabung melainkan sentral. Meski begitu, ketersediaannya tetap mengkhawatirkan sehingga pihak rumah sakit terus berusaha meminta tambahan pasokan dari vendor.

Terkait keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19, di ruang ICU bertekanan negatif dan tanpa ventilator, pasien Covid dari sembilan tempat tidur sudah terisi  tujuh  sehingga tinggal tersisa dua bed.  Sementara di ruangan ICU tanpa tekanan negatif tanpa ventilator dari 35 tempat tidur sudah terisi 29 bed sehingga tinggal kosong enam bed.

Ketersediaan tempat tidur pada ruang isolasi tanpa tekanan negatif dari kapasitas 87 bed sudah terisi 79 bed sehingga tersisa delapan bed. Sedangkan IGD khusus Covid-19 dari lima tempat tidur sudah terisi dua bed sehingga masih kosong tiga bed. Lonjakana kasus Covid-19 di Klaten ini membuat tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut kewalahan.

“Betul kami kewalahan. Tapi kami dapat tambahan relawan. Jumlahnya saya tidak hafal,” ucap Juli.

Juli mengungkapkan, dengan bertambahnya pasien Covid-19 yang masuk ke rumah sakit diperlukan upaya pengendalian dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten. Terutama dalam menekan laju penambahan kasus baru Covid-19 setiap harinya. “Mungkin bisa segera dibangun rumah sakit darurat,” ucapnya.

Sementara itu, Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito membenarkan adanya kesulitan terkait ketersediaan oksigen di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten tersebut. Kesulitan hanya pada satu rumah sakit itu saja dari 12 rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bersinar. Sedangkan rumah sakit lainnya dinilai masih aman.

“Memang di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten kebetulan jumlahnya banyak (kebutuhan oksigen,red) dengan penyedianya dari X. Sedangkan RSD Bagas Waras Klaten meskipun kebutuhannya banyak tetap penyedianya Y. Tetapi penyedianya di RSD ini kan hanya dari dia saja tidak ada yang lain sehingga tidak terganggu,” ucapnya.

Ronny mengungkapkan, pihaknya telah koordinasi dengan kepala dinas kesehatan (dinkes) terkait kebutuhan oksigen terutama di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dapat dipenuhi. “Mudah-mudahanlah (dapat dipenuhi kebetutuhan oksigen). Kemarin kan karena gangguan listrik. Mudah-mudahan sudah clear semua lah,” ujarnya. (ren/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#Rumah Sakit Butuh Oksigen #Covid-19 di Klaten #Ketersediaan Oksigen di Rumah Sakit #Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19