Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antrean Vaksinasi di RSPD Klaten Dibubarkan: Ada Miskomunikasi  

Syahaamah Fikria • Jumat, 25 Juni 2021 | 02:06 WIB
Suasana vaksinasi Covid-19 di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten yang sempat menimbulkan kerumunan
Suasana vaksinasi Covid-19 di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten yang sempat menimbulkan kerumunan
KLATEN - Pelaksanaan vaksinasi masal yang dipusatkan di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Kamis (24/6) pagi diwarnai antrean panjang. Bahkan antrean terjadi hingga mengular ke halaman gedung sehingga menimbulkan kerumunan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten pun langsung membubarkan antrean vaksinasi Covid-19, terutama yang berada di luar gedung. Meski begitu, mereka tetap akan masuk dalam data untuk divaksin, namun dengan penjadwalan ulang.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Klaten Anggit Budiarto menjelskan, antrean panjang itu terjadi karena adanya kurang koordinasi antara dinkes dengan Forum Kebersamaan Umat Beriman (FKUB) Kebersamaan. Terutama dengan datangnya sasaran vaksinasi dari FKUB Kebersamaan yang sebelumnya tidak masuk dalam list untuk divaksin pada Kamis ini.

“Memang awalnya FKUB memilih untuk vaksin pada Kamis, 24 Juni 2021. Tapi saat itu saya inventaris terlebih dahulu. Selepas itu, tidak ada koordinasi lagi. Sehingga tahunya FKUB dilaksanaan pada hari ini,” ucap Anggit saat ditemui di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Kamis (24/6).

Adanya miskomunikasi itulah yang akhirnya membuat antrean vaksinasi membeludak. Dari jadwal semula pelaksanaan vaksinasi seharusnya dilaksanakan pada pukul 08.00-13.00, menjadi mundur 1,5 jam. Vaksinasi pun baru berjalan sekitar pukul 09.30, hingga akhirnya tidak ada antrean lagi.

“Akhirnya dari teman-teman FKUB legowo mengundurukan diri. Tetapi proses mengundurkan diri itu kan membutuhkan waktu sehingga menimbulkan antrean. Meski begitu, mereka yang kami bubarkan tetap masuk dalam data vaksinasi tetapi perlu dijadwal ulang lagi,” jelasnya.

Anggit mengungkapkan, usai peristiwa itu pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan FKUB. Terutama untuk menentukan waktu dan tempat pelaksanaan vaksinasi dari sasaran FKUB yang jumlahnya ratusan orang itu. Mereka didominasi para tenaga pendidik dari sekolah swasta yang belum mendapatkan giliran divaksin.

Sementara itu, Ketua Forum Kebersamaan Umat Beriman (FKUB) Kebersamaan Klaten Wahyu Nirmala mengungkapkan, terkait adanya miskomunikasi pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 , pihaknya akan mencari tahu terlebih dahulu.

“Saya belum tahu untuk miskomunikasinya di mana. Tetapi peristiwanya tadi (datangnya sasaran dari FKUB Kebersamaan) terjadi sekitar pukul 08.00,” ucapnya.

Seperti diketahui, kegiatan vaksinasi masal yang dipusatkan di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten itu diselenggarakan oleh dinkes, Polres Klaten, dan Kodim 0723/Klaten berlangsung selama lima hari, mulai 21-25 Juni 2021. Sampai saat ini warga Klaten yang sudah divaksin dosis pertama mencapai 46.000 orang. Kemudian, untuk warga yang divaksin dosis pertama dan kedua berjumlah 92.500 orang. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity yakni 930.000 orang. (ren/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#antrean vaksinasi dibubarkan #miskomunikasi #vaksinasi klaten #rspd klaten