Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

RSU PKU Muhammadiyah Prambanan Siap Buka 1 Juli, Jadi RS Darurat Covid

Syahaamah Fikria • Rabu, 30 Juni 2021 | 04:02 WIB
RSU PKU Muhammadiyah Prambanan hendak dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 di Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RSU PKU Muhammadiyah Prambanan hendak dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 di Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KLATEN - Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Prambanan akan dioperasionalkan sebagai rumah sakit darurat Covid-19 pada 1 Juli mendatang. Kepastian tersebut diungkapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten Ronny Roekmito, Selasa (29/6).

“Kita targetkan pada 1 Juli besok mudah-mudahan sudah bisa dioperasionalkan. Saat ini untuk izin sebagai rumah sakit darurat Covid-19 terus berproses. Nantinya pada tahap awal akan ada 50 bed di lantai I,” ucap Ronny.

RSU PKU Muhammadiyah Prambanan hanya akan menangani pasien Covid-19 dengan gejala sedang. Salah satunya gejalanya, pasien tidak bisa membau.
Sementara itu, untuk pasien Covid-19 dengan gejala berat akan dirujuk ke rumah sakit lainnya yang memiliki peralatan medis yang mumpuni. Begitu juga pasien tanpa gejala dioptimalkan untuk menjalani isolasi mandiri di lokasi terpusat maupun rumah masing-masing.

“Untuk sarana-prasarana sudah siap dengan didukung SDM-nya juga. Di samping ada 50 bed di ruang isolasi, ada juga dua bed di ICU-nya,” terang Ronny.

Diakui dia, per Selasa (29/6), keterisian tempat bagi pasien Covid-19 sebanyak 434 bed. Di 12 rumah sakit di Klaten sudah penuh 100 persen. Namun, suda ada penambahan 24 bed di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras dan 33 bed di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.

“Ditambah lagi nantinya (ditambah) 50 bed di rumah sakit darurat Covid-19, menjadikan jumlah bed semakin bertambah. Tapi ya itu, setiap kali ada penambahan bed untuk pasien Covid-19 langsung terisi penuh,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Instalansi PKRS Humas dan Pemasaran RSU Islam Klaten Gatot Subroto mengungapkan, dari 62 bed bagi pasien Covid-19 sudah terisi penuh. Bahkan sudah ada antrean yang terjadi di IGD hingga Selasa (29/6), hingga 14 pasien tertahan tidak bisa pindah ke bangsal.

“Kita rencanakan untuk mengaktifkan salah satu unit (bangsal) kami dengan membuka tujuh bed terlebih dahulu. Jika nantinya masih saja ada antrimean di IGD, akan kita optimalkan semuanya sehingga terdapat 13 bed,” ucapnya.

Saat ini, RSU Islam Klaten juga telah menyiapkan tenda pada di halamn yang hendak difungsikan untuk mengurai antrean pasien Covid-19 di IGD. Terutama bagi pasien yang menjalani rawat jalan sehingga bisa dilayani di tenda tersebut.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten per 28 Juni 2021 untuk jumlah kumulatif kasus Covid-19 terdapat 13.413 kasus. Dari jumlah itu terdapat 9.606 yang dinyatakan sembuh dan 727 orang meninggal dunia. Sedangkan saat ini masih terdapat 2.975 pasien aktif yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing. (ren/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#covid-19 klaten #rs darurat covid #rsud pku muhammadiyah prambanan