Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

CPD di Lereng Merapi Terkendala Sinyal, Terpaksa Datangi Sekolah

Damianus Bram • Kamis, 1 Juli 2021 | 19:51 WIB
BERI ARAHAN: Panitia PPDB SMP N 1 Kemalang verifikasi calon peserta didik. (ANGGA PURENDRA/RADAR SOLO)
BERI ARAHAN: Panitia PPDB SMP N 1 Kemalang verifikasi calon peserta didik. (ANGGA PURENDRA/RADAR SOLO)
KLATEN – Calon peserta didik (CPD) di lereng Merapi terkendala sinyal saat hendak mendaftar dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Seperti di SMP N 1 Kemalang, sekolah harus melakukan pendampingan.

”Memang ada beberapa calon peserta didik terkendala sinyal. Mengingat tidak semua wilayah di Kemalang terkaver sinyal. Maka beberapa CPD sempat datang ke sekolah untuk mendaftar secara online dengan fasilitas wifi sekolah,” jelas Tim Teknis PPDB SMP N 1 Kemalang, Jarno Widodo, kemarin (30/6).

Jarno menjelaskan, beberapa CPD yang datang sekolah menanyakan petunjuk dan alur pendaftaran PPDB secara online. Termasuk memanfaatkan fasilitas wifi, sehingga bisa mengunggah sejumlah berkas persyaratan tanpa khawatir kendala sinyal.

Jarno memastikan, seluruh proses pendaftaran PPDB dilaksanakan secara online sekalipun CPD bersama orangtua mendatangi SMP N 1 Kemalang.

”Kami pastikan tidak ada yang mendaftar secara offline. Tapi memang beberapa CPD ada yang menumpang wifi sekolah. Memang berbeda dengan sekolah yang ada di perkotaan, sekolah yang di pinggiran ini terkendala sinyal karena jangkauannya belum secara keseluruhan,” ucapnya.

Untuk kuota SMP N 1 Kemalang ada 192 siswa, sehingga ada enam rombongan belajar (rombel). Nantinya dalam pendaftaran PPDB kali ini ada jalur zonasi minimal 50 persen, lalu jalur prestasi 30 persen dan sisanya merupakan jalur afirmasi dan perpindahan orangtua.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Wardani Sugiyanto mengungkapkan, pihaknya telah meminta satuan pendidikan untuk memberikan pendampingan.

”Kami dorong agar para CPD bisa sekolah dalam satu zona di kecamatan masing-masing. Tidak usah jauh-jauh. Di samping kita terus berharap kasus Covid-19 di Klaten semakin mereda,” ucapnya.

Pelaksanaan PPDB SMP secara online berlangsung di 65 SMP negeri yang tersebar di 26 kecamatan di Klaten. Hasilnya diumumkan 7 Juli mendatang. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#PPDB Online Terkendala Sinyal #CPD di Lereng Merapi #PPDB di Klaten #SMP N 1 Kemalang