Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, aksi memprihatinkan ini terjadi pada hari Jumat, (9/7) sekitar pukul 01.00 WIB. Ambulans yang akan balik ke Cawas, Klaten setelah dari RS Kasih Ibu ini dilempar dengan batu oleh pengendara sepeda motor di flyover Purwosari.
Ketua Komunitas Ambulance Muhammadiyah Klaten M Husni Tamrin mengatakan saat itu partner driver ambulans Muhammdiyah Cawas tengah mengantar pulang pasien non covid dari RS Kasih Ibu ke Cawas. Di ambulans tersebut ada 5 orang, yang merupakan pasien dan keluarga serta driver.
"Saat itu, sirine off hanya rotator yang kita nyalakan untuk perhatian karena kondisi sudah malam dan sopir dalam keadaan lelah. Tapi diluar dugaan saat melintas di flyover Purwosari terjadi pelemparan batu dari arah berlawanan yang dilakukan oleh warga menggunakan sepeda motor berboncengan," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (9/7).
M Husni menambahkan, saat driver kita konfirmasi, dia tidak tahu siapa yang melakukan, pakai motor apa, plat nomor nya apa. Pasalnya kondisi itu terjadi sangat cepat. "Sepeda motor ini berlawanan arah. Dan tidak nyenggol ambulans. Di saat turunan flyover, ambulans ini dilempar," kata dia.
Saat itu, lanjut Husni, sopir tidak berani berhenti, lantaran kondisi malam dan jalanan sepi. Ada kekawatiran dari sopir, jika berhenti orang yang melempar akan menghampiri ambulans. Untuk itu sopir tetep melanjutkan jalan.
"Baru di Kartasura, tepatnya di dekat Kopassus, sopir berhenti dan mengecek kondisi ambulans. Tidak ada korban jiwa hanya sopir dan pasien trauma. Untuk kerusakan pada kaca depan yang pecah dan kap mobil," katanya. (ren/fer/dam) Editor : Damianus Bram