Bupati Klaten Sri Mulyani membenarkan hal itu. Bupati mengakui kemendikbudristek meminta langsung kepada dia agar Wardani diberi izin mengikuti uji kompetensi. Hingga akhirnya Wardani terpilih menjadi Direktur Pembinaan SMK.
”Hari ini dilantik menjadi direktur pembinaan SMK. Kemarin juga sudah pamitan dengan saya. Tentunya saya bangga dan berpesan untuk tidak melupakan Klaten,” ucap Mulyani ditemui usai rapat paripurna, kemarin (29/9).
Mulyani menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) kadisdik terlebih dahulu. Mengingat untuk mengisi kekosongan kadisdik harus melalui proses yang panjang.
”Untuk pengisiannya kan harus melalui seleksi. Apalagi izin ke panitia seleksi nasional (panselnas) terlebih dahulu. Masih lama itu, jadi nanti ada Plt dulu,” ucapnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Yunanta membenarkan Wardani Sugiyanto dilantik menjadi direktur pembinaan SMK.
”Pak Wardani menjabat sebagai kepala Disdik Klaten sejak November 2019. Tetapi sebelumnya menjadi kepala sekolah di SMK N 2 Klaten dan SMK N 1 Trucuk. Memang dia pakarnya untuk SMK,” ucapnya.
Dia berharap dengan diberikan amanah menjadi direktur pembinaan SMK, Wardani bisa memajukan mutu pendidikan SMK di Indonesia. Tentunya dengan berbagai inovasi yang dilahirkannya.
”Untuk saat ini jabatan kadisdik kosong, sehingga untuk seluruh pekerjaan saya yang menghandlenya. Mengingat saya selaku sekretaris. Untuk saat ini belum ada plt,” ucapnya.
Wardani Sugiyanto tercatat sebagai doktor ke-261 di Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dia menyandang gelar doktor kependidikan dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram