Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian itu bermula saat korban memancing dengan teknik berdiri pada area dangkal di waduk tersebut. Tak jauh darinya terdapat gethek yang disewanya.
Saat memancing, gethek tersebut ternyata terbawa angin hingga korban berusaha untuk mengejarnya. Tetapi tidak menyadari jika area yang dilalui semakin dalam hingga akhirnya tenggelam.
Kejadian hilangnya korban di Rowo Jombor itu lantas masuk ke laporam Search and Rescue (SAR) Klaten Pukul 17.14 WIB. Kemudian dikirim Tim Perintis satu regu ke lokasi kejadian.
"Sore tadi dilakukan pencarian secara manual oleh relawan Bayat dan warga sekitar dengan menggunakan gethek. Tapi sampai maghrib tadi belum ditemukan tanda-tanda," jelas Komandan Operasi SAR Klaten, Irwan Santosa kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (31/10).
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan, usai maghrib untuk upaya pencarian dihentikan. Mengingat kondisi sudah malam hari dan hujan. Seluruh pencarian pun dihentikan termasuk menggunakan perahu wisata karena membahayakan.
"Terkait pencarian akan kita lanjutkan besok pagi. Jangan sampai ada yang menceburkan diri karena di lokasi kejadian dipenuhi tanaman eceng gondok sehingga cukup membahayakan. Untuk malam ini hanya akan dilakukan pemantauan saja di sekitar lokasi kejadian," pungkasnya. (ren/dam) Editor : Damianus Bram