“Hasil klarifikasi, ditemukan fakta tidak ada peristiwa penghadangan, sebagaimana opini yang beredar di masyarakat. Kejadian sesungguhnya, kedua mobil terjebak dan saling berhadap karena situasi lalu lintas,” terang Kasatlantas Polres Klaten AKP Guntur Sulatiasto.
Sopir ambulans Rudi Kristyadi, 21, membenarkan tidak ada niatan dari Toyota Avanza untuk menghadang. “Video yang ada di media sosial dan viral itu bukan awal dari kronologi. Ada kejadian yang belum terekam. Sebenarnya waktu itu arus lalu lintas padat,” ujarnya.
Sementara itu, Yustanto, 35, pengemudi Avanza juga membenarkan klarifikasi yang disampaikan jajaran satlantas. Dia juga meminta maaf.
“Saat itu saya tidak bisa belok kiri karena ada kendaraan lain. Setelah longgar, saya belok kiri untuk memriortaskan ambulans agar segera lewat. Tidak ada unsur kesengajaan untuk menghalangi ambulans,” bebernya. (ren/fer/dam) Editor : Damianus Bram