Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hujan Deras dan Angin Kencang Sapu Lima Kecamatan di Klaten

Damianus Bram • Rabu, 2 Februari 2022 | 03:48 WIB
RUSAK BERAT: Relawan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah di Desa/Kecamatan Kemalang. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RUSAK BERAT: Relawan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah di Desa/Kecamatan Kemalang. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KLATEN - Hujan deras disertai angin kencang menyapu lima kecamatan di Klaten Senin (31/1) sore sekitar pukul 15.30. Meliputi Kecamatan Kemalang, Karangnongko, Jogonalan, Kebonarum dan Jatinom. Hal itu membuat sejumlah pohon bertumbangan hingga menimpa rumah serta pengendara kendaraan.

Beruntung bagi Tusena, 70, warga Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang terhindar dari bencana itu. Mengingat saat kejadian tidak berada di rumah yang mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon durian dan kelapa. Menjadikan bagian kamar tidur, dapur hingga garasi rumah hancur.

Sejumlah relawan masih mengevakuasi pohon dengan bantuan mobil crane, Selasa (1/2). Tusena kini memilih untuk tidur di teras rumah hingga proses evakuasi secara keseluruhan selesai.

”Saat kejadian saya tidak berada di rumah karena sedang mengontrol istri ke rumah sakit. Kebetulan istri mengalami kecelakaan. Lalu diputuskan untuk pulang ke rumah anak yang ada di Jogja,” ucap Tusena, kemarin.

Dia mengungkapkan, setelah satu jam lamanya di Jogja, dia mendapatkan telepon dari saudara dan tetangganya jika rumahnya tertimpa pohon. Atas informasi itu, Tusena memutuskan untuk pulang ke rumahnya di Desa Kemalang. Dia pun kaget dengan kondisi rumah terutama di bagian belakang yang hancur.

”Bagian kamar tidur paling parah. Padahal sehari-hari digunakan istirahat istri karena dekat dengan kamar mandi. Untung saat kejadian tidak ada di rumah, tidak habis pikir kalau saat itu berada di rumah, sudah habis semuanya,” ucap Tusena.

Ada pun kerugian dialami sekitar Rp 30 juta hingga Rp 35 juta. Sementara itu, angin kencang juga membuat pohon bertumbangan hingga menimpa 14 rumah di Desa Jiwan, Kecamatan Karangnongko. Begitu juga jaringan listrik tertimpa pohon yang tumbang hingga membuat daerah sekitar padam.

”Saat ini hanya ada satu keluarga yang mengungsi di tempat saudara. Sedangkan lainnya masih bisa menempati bagian rumah lainnya. Pendataan dampak angin kencang di Desa Jiwan terus kita lakukan,” ucap Kepala Desa (Kades) Jiwan, Sri Lestari.

Sri Lestari menambahkan, jika ada salah satu pengendara motor asal Kecamatan Manisrenggo yang tertimpa pohon sengon saat kejadian. Meraka adalah pasangan suami istri yakni Giyono dan Tentrem. Untuk Tentrem sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Soeradji Tirtonegoro karena mengalami patah tulang rusuk.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Rujedi Endro Suseno menjelaskan data sementara ada 13 rumah yang terdampak angin kencang tersebar di Kecamatan Kebonarum, Karangnongko, Jogonalan, Jatinom dan Kemalang. Termasuk dua unit sepeda motor dan satu unit truk juga tertimpa pohon. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#pohon ambruk #Hujan Deras Angin Kencang #Bencana Angin Kencang #BPBD Klaten