KLATEN - Pemerintah Kecamatan Wedi mulai menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) sebagai persiapan menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya. Total terdapat 19 desa yang sudah menyiapkan isoter dengan memanfaatkan rumah kosong hingga aula milik pemerintah desa (pemdes).
Sebagai informasi, berdasarkan data per 7 Februari 2022 untuk kasus aktif di wilayah Kecamatan Wedi terdapat 11 kasus. Meski begitu, pasien yang terkonfirmasi Covid-19 itu masih melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Untuk isoter terpusat tersebar di 19 desa dengan sejumlah fasilitas. Memanfaatkan balai desa hingga rumah warga. Tapi untuk saat ini mereka masih isolasi mandiri di rumah,” Camat Wedi, Rizqan Iryawan, Senin (7/2).
Lebih lanjut, Rizqan menjelaskan, dari 11 kasus aktif itu tujuh pasien diantara berada di Desa Pandes. Ketujuh pasien itu saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah dengan dukungan dari satgas setempat.
Ia mengungkapkan, terpaparnya 11 pasien itu itu rata-rata karena adanya pendatang usai melakukan perjalanan jarak jauh dan memasuki wilayah Kecamatan Wedi. Pendatang ini mulai dari Tangerang hingga Kabupaten Gunungkidul tetapi terkait variannya belum diketahui.
“Kita terus menekan kasus Covid-19 di wilayah Wedi. Sesuai intruksi Bupati, kita melakukan operasi yustisi. Apabila ada kerumunan lebih dari 20 orang langsung dilakukan swab antigen secara acak di tempat. Sudah kita terapkan sejak minggu lalu tetapi untuk saat ini masih pada disiplin,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, apabila pemilik usaha kuliner masih membuka usahanya di atas Pukul 22.00 WIB maka akan juga dilakukan tes swab antigen. Begitu juga pengunjung yang ada di lokasi tempat kuliner tersebut juga dilakukan swab antigen secara acak.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Cahyono Widodo menjelaskan, untuk isoter di tingkat Pemkab telah disiapkan Panti Semedi, Hotel Edotel serta GOR Gelarsena. Hingga Senin (7/2) pagi terdapat 10 pasien yang menjalani isolasi di Panti Semedi.
“Untuk isoter yang sudah siap dan digunakan ya Panti Semedi dan Hotel Edotel. Untuk GOR Gelarsena tengah kita siapkan,” ucapnya.(ren/dam)
Editor : Damianus Bram