“Terkait adanya 19 desa yang antre kegiatan KBMKB pada prinsipnya siap mengakomodir. Kami akan bentuk menjadi beberapa tim untuk menyelesaikan tugas tersebut. Mengingat kegiatan tersebut bisa dilaksanakan di dua kecamatan yang berbeda,” jelas Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten usai penutupan KBMKB XI yang dilaksanakan di Desa Joton, kemarin (16/3)
Lebih lanjut, Joni menjelaskan, dalam waktu sisa sekitar 8 bulan di tahun ini sebenarnya bisa dioptimalkan untuk pelaksanaan KBMKB. Meski begitu, terkait desa mana saja yang akan dilaksanakan program tersebut, pihaknya mengaku tergantung pembahasan lebih lanjut. Setiap kali KBMKB digelar disiapkan 40 personel TNI untuk mendukung kegiatan fisik dan nonfisik tersebut.
Dia mencontohkan, program KBMKB yang dilaksanakan di Desa Joton selama satu bulan itu berupa betonisasi jalan sepanjang 800 meter, dengan lebar 3 meter dan tebal 15 cm. Termasuk rehab satu unit tempat ibadah. Sebenarnya pihak desa juga meminta pembuatan talud, tetapi diminta untuk mengoptimalkan potensi anggaran lainnya.
“Sedangkan untuk kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan posyandu dan stunting. Begitu juga pelayanan disdukcapil, pelayanan keluarga berencana (KB) kesehatan, serta bakti sosial yang dilakukan Kodim 0723/Klaten,” ucapnya.
Joni menjelaskan, dengan adanya KBMKB itu, warga Desa Joton mulai merasakan manfaatnya. Terutama peningkatan jalan dari awalnya berupa tanah menjadi betonisasi. Sehingga bisa memperlancar akses usaha pertanian di desa tersebut.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan KBMKB dapat menghidupkan kembali rasa nasionalisme dan semangat gotong-royong dalam rangka membangun jalan hingga merehab tempat ibadah. Termasuk menjadi sarana mambangun satu tujuan dan tekat antara TNI dengan masyarakat agar selalu dekat.
“KBMKB ini diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan warga Desa Joton dan seluruh warga masyarakat Klaten bersama TNI membangun negeri khususnya di Klaten. Saya harapkan warga Desa Joton bisa merawat dan memanfaatkan sebaik-baiknya dari hasil KBMKB itu,” pungkasnya. (ren/nik) Editor : Damianus Bram