Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, DKPP Klaten Periksa Kesehatan Ternak

Damianus Bram • Rabu, 11 Mei 2022 | 03:16 WIB
ANTISIPASI PMK: Petugas Kesehatan Hewan dari DKPP saat melakukan pemeriksaan di Pasar Hewan Jatinom dan Prambanan (Dokumentasi DKPP Klaten)
ANTISIPASI PMK: Petugas Kesehatan Hewan dari DKPP saat melakukan pemeriksaan di Pasar Hewan Jatinom dan Prambanan (Dokumentasi DKPP Klaten)
KLATEN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di pasar hewan Jatinom dan Prambanan, Selasa (10/5). Total ada 484 ekor sapi yang diperiksa secara acak dengan hasil secara keseluruhan sehat.

Hal itu merupakan bagian dari kewaspadaan Pemkab Klaten terhadap potensi masuknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kota Bersinar.

”Tadi kami cek suhu di sekitar mulut. Begitu juga pada lidahnya yang terdapat air liur juga kami cek. Untuk suhunya rata-rata tadi di bawah 38 derajat celcius,” kata Kepala DKPP Klaten, Widiyanti.

Widiyanti mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan terhadap ternak tersebut merupakan respons kasus PMK di Jawa Timur. Pencegahan juga dilakukan dengan memantau ternak yang diperjualbelikan di pasar hewan.

Dia menegaskan, PMK merupakan penyakit hewan yang menular bersifat akut. Terlebih lagi penyakit tersebut disebabkan oleh virus. Ada pun hewan yang rentan tertular penyakit tersebut seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

”Untuk gejalanya pada sapi sakit seperti deman tinggi 39-41 derajat celcius. Air liurnya berlebihan dan berbusa. Terdapat luka lepuh di lidah dan mukosa rongga mulut. Ditambah tidak mau makan, sulit berdiri dan nafasnya cepat,” ucapnya.

Dia mengimbau kepada para peternak ketika menemukan gejala yang mengarah ke PMK untuk segera melaporkan ke petugas kesehatan hewan terdekat. Apalagi jika ternaknya mengalami mati secara mendadak. Nantinya dari DKPP akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan tertular PMK atau tidak.

”Kami harapkan para peternak aktif melapor jika ternaknya mengalami gejala. Apalagi penyebarannya penyakit terhadap ternak begitu cepat karena penyebabnya virus juga. Dampak dari penyakit ini cukup bagi para peternak,” ucapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Klaten, Triyanto menambahkan, pemeriksaan kesehatan terhadap ternak di pasar hewan akan terus diintensifkan. Mengingat tinggal dua bulan lagi sudah Hari Raya Idul Adha sehingga kesehatan ternak dipastikan sehat.

”Kami terus mengerahkan petugas kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak. Hal ini untuk memastikan kesehatan ternak jelang Idul Adha,” tandasnya. (ren/adi/dam)

CIRI-CIRI TERNAK TERJANGKIT PMK

Ternak yang rawan terjangkit

  1. Sapi

  2. Kambing

  3. Domba

  4. Kerbau

  5. Babi

  6. Ruminansia


Sumber: hasil wawancara Editor : Damianus Bram
#Kasus PMK Sapi #DKPP Klaten #Penyakit Mulut dan Kuku #Wabah PMK #Pemeriksaan Sapi