“Sebenarnya bisa saja memberikan aspirasinya ke fraksi PKS setiap hari. Hanya saja peluncuran kali ini untuk merefresh kembali jika kehadiran fraksi PKS di masyarakat menjadi sahabat yang dekat dan hangat untuk curhat menyampaikan aspirasinya apa saja,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Klaten, Widodo.
Lebih lanjut, Widodo menjelaskan, jika aspirasi yang disampaikan akan diteruskan ke pihak terkait mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga Bupati Klaten. Diharapkan mampu melahirkan solusi terbaik atas berbagai permasalahan yang disampaikan sebelumnya. Mengingat fraksi PKS DPRD Klaten kedepannya memposisikan diri menjadi mitra eksekutif yang bersama-sama membangun Klaten.
“Bukan berarti menjadi oposisi ya tetapi memberikan saran dan kritik sehingga menjadi dinamis. Kemudian tidak menutup kemungkinan memfungsikan sebagai pengawasan. Mungkin hingga kroscek di lapangan terkait permasalahan kebijakan publik. Fraksi PKS bisa turun untuk memastikan apa yang menjadi permasalahan atau yang dirasakan masyarakat Klaten,” ucapnya.
Dirinya berharap dengan peluncuran Hari Aspirasi fraksi PKS DPRD Klaten itu bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. Bahkan bisa menjadi mitra peran startegis pembangunan Klaten kedepannya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Klaten Sri Martono mengapresiasi atas peluncuran hari aspirasi fraksi PKS DPRD Klaten tersebut. Melalui terobosan itu diharapkan para anggota DPRD Klaten dari fraksi PKS siap menerima aspirasi dari masyarakat dan berusaha untuk menunaikan sebaik-baiknya.
“Tidak mudah untuk suka mendengarkan. Tapi saya sangat senang dengan peluncuran ini karena bisa menjadi sarana masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Tugas fraksi menjadi lebih banyak mendengar dan diamanahi mendengar keluhan masyarakat,” ucapnya.
Martono pun berharap dengan peluncuran hari aspirasi itu bisa semakin menguatkan posisi fraksi PKS di DPRD Klaten. Terutama dalam menerima berbagai aspirasi dari warga Kota Bersinar. Usai peluncuran itu fraksi PKS DPRD Klaten menerima audensi dari Komunitas Petani Muda Klaten.(ren/dam) Editor : Damianus Bram