Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemkab Klaten Dukung Pengusulan Dr. R. Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Damianus Bram • Rabu, 17 Agustus 2022 | 00:40 WIB
SUPPORT: Spanduk dukungan pemkab terhadap Dr.R. Soeharto jadi pahlawan nasional di halaman Kantor Pemkab Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
SUPPORT: Spanduk dukungan pemkab terhadap Dr.R. Soeharto jadi pahlawan nasional di halaman Kantor Pemkab Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus mendukung pengusulan Dr. R. Soeharto sebagai pahlawan nasional. Seperti diketahui pria kelahiran Klaten itu merupakan dokter pribadi dari tokoh proklamator Ir Soekarno dan Mohammad Hatta. Terlebih lagi perjuangannya sejak pergerakan nasional, masa pendudukan Jepang hingga proklamasi kemerdekaan.

Pada awal Agustus ini Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) melakukan verifikasi usulan calon pahlawan nasional Dr.R. Soeharto ke Klaten. Mendatangi tanah kelahirannya di di Desa Tegalgondo, Kecamatan Wonosari, Klaten. Hingga mendatangi ruas Jalan Dr.R. Soeharto yang ada di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.

“Alasan pemkab mendukung penuh Dr. R. Soeharto ini karena merupakan dokter pribadi dari bapak presiden Soekarno. Apalagi jasanya luar biasa. Ditambah ide-ide beliau membuahkan hasil bagi bapak presiden (Soekarno),” ucap Bupati Klaten Sri Mulyani, Selasa (16/8).

Lebih lanjut, Mulyani mengungkapkan, disamping menjadi dokter pribadi dari presiden pertama Indonesia, beliau juga pernah menjabat menjadi menteri. Mulai dari Menteri Perindustrian Rakyat, Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Urusan Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Begitu juga Menteri Keuangan pada kabinet kerja pimpinan Presiden Soekarno.

Semasa hidupnya, Dr.R. Soeharto pernah menjabat sebagai Kepala Administrasi Militer Pusat. Begitu juga pendiri Bank Negara Indonesia (BNI), pendiri Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan pendiri Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Begitu juga pendiri Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

“Kapasitasnya mumpuni sehingga layak untuk diusulkan jadi pahlawan nasional. Terlebih lagi kami juga sangat berharap di Kabupaten Klaten ada pahlawan nasional,” ucapnya.

Dukungan pemkab terhadap pengusulan pahlawan nasional itu  ditunjukan dengan menetapkan ruas Jalan Gebyok-Rowo Jombor dengan nama Jalan Dr. R. Soeharto pada Mei lalu. Ada pun panjang ruas dari simpang empat Gebyok hingga simpang tiga Rowo Jombor itu 2,71 Km dengan lebar 5 meter dan konstruksi aspal.

Ruas jalan simpang empat Gebyok hingga simpang tiga Rowo Jombor yang dinamai Dr. R. Soeharto itu merupakan terusan dari Jalan Ir. Soekarno. Hal itu menandai adanya kedekatan dan ikatan batin keduannya saat berjuang. Disamping itu, harapan besar dengan penamaan itu menjadikan ruas menuju objek wisata Bukit Sidoguro dan Rowo Jombor itu semakin dikenal.(ren/dam) Editor : Damianus Bram
#TP2GP #Dr. R. Soeharto #presiden soekarno #pahlawan nasional #bupati klaten sri mulyani