Camat Jatinom Wahyuni Sri Rahayu mengatakan, apem bakal kembali disebarkan dari panggung serta menara di Lapangan Klampeyan. Kepanitiannya dari Pengelola Pelestari Peninggalan Kyahi Ageng Gribig (P3KAG) Jatinom. Diawali pembukaan pada Kamis (8/9) hingga kirab gunungan Kamis (15/9) mendatang.
”Kami terus matangkan persiapan. Dalam waktu dekat akan menggelar rapat dengan melibatkan dari berbagai pihak,” ucap Rahayu kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (30/8).
Dia menambahkan, pada 15 September juga digelar kenduri seni sedekah apem di panggung amphithetaer Klampeyan, Jatinom. Kemudian zikir dan salawat dalam rangka haul Kyahi Ageng Gribig di Oro-oro Yaa Qawiyyu Jatinom. Puncaknya sebaran apem pada 16 September.
”Tapi meskipun kasus Covid-19 melandai, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker,” jelasnya.
Sekretaris P3KAG Jatinom Daryanta menegaskan, berbagai rangkaian acara telah disiapkan. Terkait apem yang nantinya akan disebar, belum bisa memastikan jumlahnya. Meski begitu, berkaca dari tahun sebelumnya bisa mencapai 4 ton hingga 5 ton. Apem itu berasal dari sedekah warga sekitar serta berbagai pihak. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram