Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

4 Ton Apem Yaa Qowiyyu Siap Disebar

Damianus Bram • Kamis, 15 September 2022 | 03:35 WIB
KEMBALI DIGELAR: Penjualan apem meningkat pada momen tradisi Yaa Qowiyyu di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom. (ANGGA PURENDA/DOK.RADAR SOLO)
KEMBALI DIGELAR: Penjualan apem meningkat pada momen tradisi Yaa Qowiyyu di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom. (ANGGA PURENDA/DOK.RADAR SOLO)
KLATEN – Warga Jatinom tengah disibukan dengan persiapan tradisi Yaa Qowiyyu yang digelar setiap tahunnya. Tradisi turun temurun ini pada bulan Sapar dalam penanggalan Jawa. Uniknya, dalam setiap perayaan terdapat tradisi sebaran apem yang tahun ini seberat 4 ton.

Puncak perayaan tradisi Yaa Qowiyyu tahun ini ditandai sebaran apem, Jumat (16/9) besok. Ada pun lokasinya di Lapangan Klampeyan, Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom. Gunungan apem yang berasal dari sedekah warga akan disebar dari atas panggung dan menara untuk direbutkan ribuan pengunjung.

”Jadi sebelumnya pada Kamis (15/9) akan ada kirab gunungan apem. Untuk apem merupakan sedekah dari warga Jatinom sendiri. Di samping 4 ton apem, juga ada tambahan 2.000 biji apem dari sedekah kepala desa di Jatinom,” ucap Camat Jatinom Wahyuni Sri Rahayu, Rabu (14/9).

Wahyuni menjelaskan, sebaran apem itu akan digelar usai salat Jumat. Rencananya dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani. Adapun apem yang disebarkan akan dikemas dengan plastik. Harapannya ketika diperebutkan tetap dapat dimakan.

Tradisi sebaran apem ini tidak bisa dilepaskan dari sosok Kyai Ageng Gribig usai pulang dari tanah suci. Saat kepulangannya itu membawa kue untuk dibagikan kepada para santri. Dikarenakan tidak cukup, akhirnya membuat apem hingga dibagikan ke masyarakat luas.

”Apem ini berasal dari bahasa Arab yakni affum. Yang artinya pemaaf atau untuk kesejahteraan. Sekarang ini hanya sebagai sarana saja untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan. Setelah disebarkan lalu dilestarikan sampai saat ini. Maknanya menanamkan kebaikan bersama,” ucap Wahyuni.

Dia memprediksi sebaran apem kali ini akan dihadiri sekitar 10 ribu pengunjung dari berbagai daerah. Mengingat sempat vakum dua tahun karena pandemi Covid-19. Tetapi tradisi Yaa Qowiyyu tetap dilaksanakan secara terbatas di kompleks Makam Kyai Ageng Gribig. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Tradisi Yaa Qowiyyu #Yaa Qowiyyu #Apem Yaa Qowiyyu #jatinom #Gunungan Apem #Apem Yaa Qawiyyu Khas Jatinom