Berdasarkan data yang diterima Jawa Pos Radar Solo, betonisasi jalan dibuat sepanjang 413,5 meter, dengan lebar 4,1 meter, dan tebal 15 cm. Untuk pembuatan talud, dibangun sepanjang 143 meter, dengan lebar atas 50 cm, dan tinggi 1,5 meter. Sementara itu, pengurukan jalan sepanjang 50 meter, dengan lebar 6,5 meter, dan tinggi 1,36 meter.
Seluruh pengerjaan fisik akan dilaksanakan pada 24 Oktober hingga 22 November. Menggerakkan 105 tenaga, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, teknisi, aparat desa, dan warga setempat. Saat bersamaan pula dilaksanakan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, stunting, posyandu, narkoba, hingga KB kesehatan.
“Kegiatan fisik dan nonfisik, semua terlaksana dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada Kodim 0723/Klaten dan warga Desa Wonosari yang telah menyelesaikan program KBMKB ini,” ucap Bupati Klaten Sri Mulyani, Jumat (11/11).
Lebih lanjut, Mulyani betonisasi jalan, pembangunan talud, hingga pengurukan jalan ini guna memberikan manfaat secara optimal kepada warga Desa Wonosari. Harapannya program dari pemkab tersebut terus berlanjut ke desa lainnya. Terlebih lagi dalam waktu dekat juga dilakukan penutupan KBMKB XIV di Desa Pogung, Kecamatan Cawas.
Mulyani menambahkan, melalui program KBMKB itu membangkitkan semangat gotong-royong antara masyarakat dengan personel TNI. Terlebih lagi dalam pengerjaannya dibalut rasa nasionalisme di antara anak bangsa. Hingga akhirnya tiga infrastruktur fisik dapat diselesaikan tepat waktu.
“Saya harapkan semangat gotong-royong yang telah terbangun tetap terjalin usai pelaksanaan KBMKB ini. Begitu juga dengan infrastruktur fisik ini dapat dirawat sehingga dapat terjaga keawetannya,” ucapnya.
Sementara itu, Dandim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo mengungkapkan, dia terkesan akan pelaksanaan KBMKB. Terlebih lagi setiap harinya dia juga mendapatkan laporan dari jajarannya.
“Saya juga melihat masyarakat begitu antusias bergotong-royong membangun desanya sendiri. Diharapkan mempunyai rasa memiliki. Tentu juga akan merawat, menjaga dan memelihara hasil KBMKB ini agar berusia panjang,” ucapnya.
Dia pun berharap, program pemkab tersebut bisa bermanfaat terutama dalam menggerakan perekonomian masyarakat. (ren/nik/dam) Editor : Damianus Bram