Kedatangan guru dan petinggi SMKN 1 Ponorogo langsung disambut dengan Tari Ngujiwat, dilanjutkan dengan penampilan Semaphore Culture Neosentara Dance dari Dewan Ambalan SMKN 2 Klaten.
Kepala SMKN 2 Klaten M. Woro Nugroho dan Kepala SMKN 1 Ponorogo Suryanto secara bergantian memberikan sambutan. Acara dilanjutkan penenalan visual dan penyampaian program kerja dari SMK N 2 Klaten, hingga ditutup dengan penyerahan vandal dan foto bersama kedua sekolah.
“Kami menerima kunjungan dari SMKN 1 Ponorogo terkait studi banding kesiswaan. Jadi kami memaparkan apa saja kegiatan yang ada di SMKN 2 Klaten,” ucap Kepala Sekolah SMKN 2 Klaten Woro Nugroho saat ditemui usai acara, Selasa (22/11).
Lebih lanjut, Woro menjelaskan, jika selama dua tahun terakhir ini, SMKN 2 Klaten sering menjadi lokasi studi banding dari sekolah lainnya. Setidaknya sudah ada lima sekolah yang studi banding terkait berbagai bidang.
“Melalui studi banding ini, kami bisa saling bertukar pengalaman. Kaitannya tentang kegiatan kesiswaan di sekolah kami,” ucap Woro.
SMKN 2 Klaten sendiri memiliki delapan jurusan, mulai dari sistem informasi, jaringan dan aplikasi. Kemudian teknik dan manajemen perawatan otomotif, serta teknik fabrikasi logam dan manufaktur.
Jurusan lainnya adalah teknik tenaga listrik, teknik pengecoran logam serta desain permodelan dan informasi bangunan. Ditambah jurusan teknik elektronika daya dan komunikasi, serta konstruksi gedung, sanitasi, dan perawatan. Woro menjelaskan siap jadi jujukan sekolah lain untuk studi banding.
“Kami betul-betul mempersiapkan anak didik untuk memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan dunia industri. Maka itu kami sudah melakukan kerja sama dengan 60 perusahaan dengan membuka berbagai kelas,” ucap Woro. (ren/nik/dam) Editor : Damianus Bram