Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Plasa Klaten Bakal Disulap Jadi Mal, Dilengkapi Bioskop hingga Karaoke

Syahaamah Fikria • Jumat, 13 Januari 2023 | 00:27 WIB
Plasa Klaten yang berada di Jalan Pemuda bakal disulap menjadi mal dengan nama Klaten Town Square. (ANGGA P/RADAR SOLO)
Plasa Klaten yang berada di Jalan Pemuda bakal disulap menjadi mal dengan nama Klaten Town Square. (ANGGA P/RADAR SOLO)

RADARSOLO.ID - Impian warga Klaten untuk memiliki mal modern di pusat kota bakal segera terwujud. Hal ini menyusul adanya investor asal Jakarta yang tertarik mengembangkan gedung Plasa Klaten milik Pemkab Klaten untuk menjadi mal.  Nilai investasinya mencapai Rp 70 miliar.


Sederet fasilitas hiburan akan dihadirkan pada mal, yang rencananya diberi nama Klaten Town Square tersebut. Mulai dari hiburan bioskop hingga karaoke keluarga, dengan memanfaatkan empat lantai yang ada saat ini.


“Kabar gembira bagi masyarakat Klaten, hampir tiga tahun Plasa Klaten kembali menjadi aset daerah secara utuh setelah disewa pihak ketiga selama 25 tahun. Kini sudah ada investor yang siap membangun menjadi mal dengan berbagai fasilitas,” ucap Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kamis (12/1).


Mulyani menjelaskan, sudah ada memorandum of understanding (MoU) terkait pemgembangan Plasa Klaten dengan pihak investor. Pembangunan dilakukan pada tahun ini. Targetnya, mal bisa dibuka kembali bagi pengunjung pada akhir tahun ini.


“Untuk gedung utamanya tidak kami robohkan, tetap kami pertahankan. Nantinya juga ditambahi fasilitas lainnya,” tambahnya.


Ditambahkan Mulyani, sebenarnya sudah ada investor yang tertarik mengembangkan Plasa Klaten  sejak beberapa tahun lalu. Tetapi gara-gara pandemi Covid, investasi itu menjadi batal sampai kali ketiga. Hingga akhirnya masuk investor baru yang berkomitmen menyulap gedung di pusat Kota Klaten itu menjadi mal.


Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUMP) Anang Widjatmoko membenarkan adanya partisipasi dari pihak investor untuk pembangunan Plasa Klaten. Bahkan pasca adanya MoU, pengelolaan Plasa Klaten menjadi kewenangan dari investor.


“Jadi untuk gedung utamanya tidak dipugar. Hanya direnovasi saja, terutama di bagian depan dengan tampilan layout yang berbeda dan menarik. Nantinya memanfaatkan seluruh lantai karena gedungnya berdasarkan kajian teknis masih layak untuk 20 tahun kedepan,” ucap Anang.


Lebih lanjut, Anang menjelaskan, investor yang tertarik mengembangkan Plasa Klaten berasal dari Jakarta dengan segudang pengalaman. Terutama dalam pengelolaan mal di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Solo. Hal itu membuat pemkab optimistis, Plasa Klaten nantinya tampil lebih keren dengan beragam fasilitas pendukung lainnya.


“Harapannya setelah dilakukan pembangunan menjadi mal bisa menjadi ikon baru bagi Kota Klaten. Berdampingan dengan Alun-Alun Klaten yang baru saja selesai direvitalisasi dan Pasar Gede Klaten. Setidaknya kehadiran Klaten Town Square nanti bisa mengimbangilah sehingga menjadi lebih keren,” ucap Anang.


Plasa Klaten memiliki luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi. Saat ini dimanfaatkan salah satu ritel ternama serta ditempati pedagang kain, toko kacamata hingga ponsel. Rencananya, DKUMP Klaten akan merelokasi para pedagang tersebut di tempat yang sudah disiapkan pada Februari mendatang.


“Untuk tempat parkir mal baru nanti akan memanfaatkan yang ada di depan Masjid Raya Klaten,” pungkasnya. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Plasa Klaten #investasi #investasi klaten #mall #mal