Seperti yang dilakukan Camat Wedi Rizqan Iryawan melakukan kunjungan ke salah satu lansia di Desa Tanjungan. Lansia tersebut bernama Sutinah, 93, yang sebelumnya lama tinggal di Jakarta lalu kembali ke Klaten. Dalam kesehariannya dirawat oleh keponakannya.
”Kebetulan berbagai bantuan dari kementerian sosial (kemensos) telah kami salurkan. Mulai dari kursi roda, permakanan, program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) serta kartu Indonesia sehat (KIS),” ucap Rizqan, Kamis (19/1/2023).
Rizqan menjelaskan, sudah tiga bulan terakhir kondisi Sutinah turun. Hal itu membuatnya hanya bisa beraktivitas di tempat tidur saja. Terlebih lagi usianya yang sudah lansia sehingga membutuhkan pendampingan.
”Bantuan juga diberikan kepada pendamping dari lansianya yakni keponakannya. Dibantu untuk mengembangkan usaha makanan ringan berupa peralatannya. Maka itu kami terus memberikan perhatian lebih kepada lansia dan pendampingnya,” ucapnya.
Rizqan menjelaskan, selama ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Termasuk dengan pemerintah desa yang memiliki data yang valid terkait kondisi warganya.
”Seperti di Desa Kadibolo beberapa waktu lalu terdapat pengurus RW menanyakan bantuan warganya langsung ke saya. Ternyata setelah dilakukan koordinasi sudah diberikan pemerintah desanya. Maka itu koordinasi menjadi kunci dalam memberikan perhatian kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjungan, Jauhari menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Wedi yang di wilayahnya. Termasuk kepada Sutinah yang sebelumnya juga ditinjau dari TKSK dan Camat Wedi.
”Kalau ibu Sutinah ini tidak berkeluarga sehingga kini dirawat oleh keponakannya. Memang beberapa kali juga menanyakan keberadaan Pak Camat. Soalnya sebelumnya juga pernah ke sini lalu dicari-cari,” ucap Jauhari.
Lebih lanjut, dirinya pun berharap bantuan yang telah diberikan dari Kemensos tersebut bisa dimanfaatkan pendamping Sutinah secara maksimal. Terutama untuk membantu aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram