Truk terguling diduga karena gorong-gorong yang dilintasi tidak kuat menahan beban muatan.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian bermula saat truk nomor polisi W 9641 UG yang dikemudikan Jamal, 25, melaju dari jalan kampung di Desa Kadibolo dari lokasi galian.
Tiba di lokasi kejadian, truk oleng ke kiri. ”Saya dari utara mau belok kanan. Rencananya muatan mau dibawa ke STA 21, lokasi proyek tol di Kecamatan Ngawen. Saat papasan dengan mobil lalu saya banting ke kiri,” kata Jamal.
Menurutnya, beban muatan truk kurang lebih 13 ton. Beruntung, dia tidak mengalami luka. Hanya saja truk terguling dan menimpa teras rumah warga.
Kapolsek Wedi AKP Ismail menjelaskan, gorong-gorong di luar jalan beraspal tidak kuat menahan beban muatan truk. Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan tersebut. Kerugian materi ditaksir kurang lebih Rp 2 juta.
”Sudah dilakukan mediasi, informasinya rumah akan diperbaiki. Jadi dari pihak truk yang akan bertanggungjawab, yang rusak itu atap dan dinding bagian depan,” terangnya. (ren/adi/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono