Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BPBD Klaten Dorong Mitigasi Laka Air di Rowo Jombor

Damianus Bram • Kamis, 9 Maret 2023 | 02:48 WIB
Wakapolres Klaten Kompol Tri Wakhyuni saat memberikan bantuan life jacket kepada relawan dan pelaku perahu wisata (Dokumentasi Polres Klaten)
Wakapolres Klaten Kompol Tri Wakhyuni saat memberikan bantuan life jacket kepada relawan dan pelaku perahu wisata (Dokumentasi Polres Klaten)
RADARSOLO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten mendorong mitigasi dari kejadian laka air. Terutama yang ada di Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat. Mengingat di kawasan tersebut terdapat aktivitas perahu wisata hingga budidaya ikan dengan keramba yang dilakukan petani setempat.

Seperti yang dilakukan Polres Klaten dengan memberikan bantuan 20 life jacket untuk relawan dan pelaku usaha perahu wisata. Hal itu dimaksudkan untuk menekan angka kecelakaan di wilayah perairan. Khususnya di waduk yang memiliki luas sekitar 186 hektar tersebut.

“BPBD menyambut positif atas pemberian bantuan life jacket itu. Hal itu menjadi upaya pengurangan resiko bencana. Salah satu mitigasi dari kejadian laka air,” ucap Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto, Rabu (8/3/2023).

Lebh lanjut, Nur menjelaskan, mitigasi dari kejadian laka air menjadi bagian hal yang penting. Terlebih lagi Rowo Jombor menjadi salah satu destinasi wisata air pilihan pengunjung di Klaten. Maka itu ketika mengelilingi waduk dengan perahu wisata, faktor keselamatan menjadi hal yang utama.

Ia pun meminta, berbagai pihak untuk tidak mengabaikan keselamatan saat menaiki perahu wisata. Apalagi untuk saat ini potensi cuaca ekstrem tetap ada sehingga perlu diwaspadai. Terkait bencana tidak hanya menjadi urusan BPBD saja tetapi semua pihak.

“Beberapa waktu lalu kami melakukan kerjasama dengan dunia usaha menggelar pelatihan bagi pelaku wisata sungai. Ini bagian yang sangat penting bagi BPBD. Melakukan kolaborasi terkait mitigasi bencana, sekalipun angka laka air sangat sedikit,” ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Klaten Kompol Tri Wakhyuni menjelaskan pemberian bantuan 20 life jacket itu juga dimaksudkan mendorong kesadaran masyarakat terkait keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa menggunakan alat keselamatan di air harus menjadi standar operasional prosedur serta menjadi budaya keselamatan kita semua,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya memberikan himbauan kepada pelaku wisata air untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan. Beberapa hal yang harus dihindari antara lain, menaikan wisatawan melebihi daya tampung, dan memperbolehkan penumpang yang tidak menggunakan life jacket. Selain itu, pelaku wisata air juga diminta untuk tidak memperkerjakan nahkoda di bawah umur atau tidak mempunyai kompetensi.

“Terjaminnya keselamatan dan kenyaman dalam wisata air akan memberikan pandangan positif bagi wisatan. Ini akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat akan meningkat pula,” pungkasnya.(ren/dam) Editor : Damianus Bram
#Rowo Jombor #polres klaten #Bagi Life Jacket #BPBD Klaten #life jacket