Awalnya, Rumah UMKM Indonesia bersama 35 pelaku UMKM melakukan audensi ke DPRD Klaten untuk difasilitasi sertifikasi halal pada dua bulan lalu. Hingga akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari wakil rakyat untuk pengurusan hal tersebut. Ada 25 sertifikat halal yang sudah turun bagi pelaku UMKM dan lainnya masih dalam proses..
”Kami memfasilitasi sertifikasi halal ini bagi teman-teman pelaku UMKM di Klaten. Mendukung penuh para pelaku UMKM untuk bergerak mengurus sertifikat halal untuk produknya,” ucap Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat ditemui seusai acara penyerahan sertifikat halal, Senin (29/5/2023).
Lebih lanjut Hamenang menjelaskan, memperoleh sertifikat halal menjadi awal perjuangan bagi pelaku UMKM di Klaten. Hamenang meminta untuk terus berbenah terhadap produk kuliner yang diproduksi. Terutama terkait kemasan dibuat lebih eye catching sehingga banyak yang tertarik untuk membeli.
Salah seorang pelaku UMKM Puspa Winarni mengungkapkan, sangat terbantu dengan kemudahan yang diberikan dalam mengurus sertifikat halal untuk produknya berupa sego wiwit.
”Usai pertemuan dengan DPRD Klaten langsung ditindaklanjuti dengan pendaftaran dan mengikuti prosedur yang ada. Saya sendiri belum pernah mengurus sebelumnya. Ternyata dalam waktu dua bulan sertifikat halal sudah bisa turun. Padahal ada ribuan pendaftar, ini cepat sekali,” ucap Puspa. (ren/adi) Editor : Damianus Bram