”Pada momen Hari Lahir Pancasila ini kami menyambut kedatangan dari pemuda Klaten yakni Khoirudin Mustakim peraih medali emas SEA Games. Penghargaan yang kami berikan ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada warga Klaten,” ucap Kapolres usai penyerahan.
Kapolres berharap pemuda di Kota Bersinar bisa meneladani sosok Khoirudin Mustakim yang mengharumkan nama bangsa dalam ajang olahraga. Terlebih lagi bisa menjadi penyemangat bagi anak muda lainnya untuk bisa berprestasi di berbagai bidang yang digelutinya.
Di sisi lain, pembibitan terhadap atlet pencak silat memang diperlukan. Meski begitu, perlunya pengawasan dan kontrol dari perguruan silat masing-masing. Harapannya peristiwa meninggalnya pesilat yang masih berstatus SMP saat berlatih silat di Desa Wadunggetas, Kecamatan Wonosari pada Senin (29/5/2023) tidak terulang kembali.
”Komunitasnya cukup banyak. Kami harapkan tidak terjadi lagi. Kami siap memberikan dukungan dan edukasi terkait hal itu agar kejadian yang tidak diinginkan tidak berulang,” ucapnya.
Khoirudin Mustakim sendiri sudah mengikuti ajang SEA Games sebanyak tiga kali. Tetapi dalam meraih medali emas baru berhasil didapatkan saat digelar di Kamboja lalu. Diraih setelah mampu menumbangkan lawannya di partai final pada Kelas A Putra.
”Dalam ajang SEA Games sebelumnya pernah mengikuti sebanyak dua kali (Hanya meraih medali perak). Sedangkan yang ketiga ini di Kamboja dan Alhamdullilah bisa meraih medali emas,” ucap Mustakim.
Lebih lanjut, Mustakim berharap apa yang diraihnya saat ini bisa memacu anak muda lainnya di Klaten. Terutama untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional di berbagai bidang. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram