Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

DKPP Klaten Temukan Hewan Kurban Terjangkit Cacing Hati

Damianus Bram • Jumat, 30 Juni 2023 | 17:47 WIB
DIPANTAU: Penyembelihan hewan kurban di Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, kemarin. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
DIPANTAU: Penyembelihan hewan kurban di Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, kemarin. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RADARKLATEN.COM Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten masih saja menemukan hewan kurban yang terjangkit cacing hati. Seperti di Kecamatan Jatinom pada pada Rabu (28/6/2023) hingga kemarin (29/6/2023).

Dokter hewan DKPP Klaten Dewi menjelaskan, ada temuan bagian hati yang terinfeksi cacing. Hatinya sudah rusak karena terinfeksi cukup berat. ”Begitu juga paru-parunya sudah mengalami pembengkakan,” ucapnya, kemarin.

Dewi menjelaskan, temuan cacing hati di salah satu wilayah di Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara diminta untuk dipisahkan dengan bagian daging lainnya. Terlebih lagi disarankan untuk tidak dikonsumsi karena kondisinya sudah tidak layak.

”Memang kalau secara fisik dari luar tidak kelihatan kalau terinfeksi cacing hati. Baru diketahui setelah dilakukan penyembelihan,” tambah Dewi.

Sebelumnya dia juga sempat melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban di wilayah Kecamatan Klaten Utara. Terutama di Desa Jonggrangan dan Belangwetan terdapat 20 ekor sapi dan 30 kambing. Secara umum hewan kurban dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan cacing hati.

Dari hasil pengawasan di lapangan, terkait pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Dewi menyoroti soal alas yang digunakan untuk meletakan daging kurban tidak higienis. Secara umum alas yang digunakan berupa terpal, tetapi dalam kondisi kotor. Sehingga bisa berkembang bakteri.

”Daging itu sifatnya bisa menyerap. Maka itu perlu dijaga kebersihannya. Lebih baik menggunakan alas dari plastik transparan dan dipastikan bersih,” tambahnya.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Triyanto menjelaskan, hingga kemarin tidak ditemukan hewan kurban yang terjangkit lumpy skin disease (LSD) dan penyakit mulut dan kuku (PMK). Meski begitu, masih saja ditemukan hewan kurban yang terjangkit cacing hati.

”Ada 25 tim yang melakukan pemantauan serta pengecekan terhadap hewan kurban dan daging kurban sejak satu minggu lalu. Sudah kami sebar di 26 kecamatan yang akan melakukan pemantauan hingga tasyrik nanti. Tidak ada yang terjangkit LSD dan PMK tetapi ada temuan cacing hati,” ucapnya. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#hewan kurban #DKPP Klaten #Cacing Hati Hewan Kurban #Cacing Hati