Tak Ada Boyongan, DKUKMP Klaten Dorong Dimulainya Transaksi di Pasar Gedhe Klaten

Angga Purenda • Dipublikasikan Selasa, 1 Agustus 2023 | 18:37 WIB
MULAI DITEMPATI: Bupati Klaten Sri Mulyani bersama Sekda Klaten Jajang Prihono saat mengecek fasilitas travelator Pasar Gedhe Klaten, beberapa waktu lalu.
MULAI DITEMPATI: Bupati Klaten Sri Mulyani bersama Sekda Klaten Jajang Prihono saat mengecek fasilitas travelator Pasar Gedhe Klaten, beberapa waktu lalu.

RADARKLATEN.COM – Pembagian kunci kepada pedagang Pasar Gedhe Klaten telah dilakukan seminggu yang lalu. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten mendorong dimulainya transaksi jual beli di pasar gedhe mulai Selasa (1/8/2023).

Seperti diketahui selama proses revitalisasi Pasar Gedhe Klaten, para pedagang menempati pasar darurat. Lokasinya berada di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Kini mereka dipersilakan untuk pindah ke pasar yang berada di Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah tersebut.

”Untuk pindahan pedagang sudah dimulai. Dilakukan secara mandiri. Tidak ada yang namanya boyongan,” ucap Kepala DKUMP Klaten, Anang Widjatmoko usai rakor di Pendapa Pemkab Klaten, kemarin (31/7/2023).

Anang mengharapkan, seluruh kios dan los di Pasar Gedhe Klaten mulai terisi para pedagang dengan barang dagangannya yang diperjualbelikan. Total ada sekira 1.000 pedagang yang akan menempati dua gedung utama dari pasar tradisional semi modern tersebut.

”Kami harapkan mulai ada gerakan tanggal 1 Agustus besok (hari ini, Red) ke belakang. Tanggapan para pedagang bagus, mereka senang karena justru yang diharapkan. Mereka menerima (membayar retribusi), kami harapkan tidak ada permasalahan karena sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2022,” ucap Anang.

Anang menjelaskan, proses penataan dengan membuat etalase pada area los juga sedang berlangsung. Etalase pedagang dibuat seragam yang dikoordinasikan oleh paguyuban pedagang Pasar Gedhe Klaten. Hal itu sesuai keinginan DKUKMP, sehingga nilai estetika tetap jadi perhatian dalam penataan pedagang.

Pedagang sudah membuat pernyataan untuk siap menjaga kebersihan Pasar Gedhe Klaten. Begitu juga untuk menjaga fasilitas pasar seperti travelator dan eskalator. Harapannya bisa digunakan sesuai dengan peruntukannya untuk memudahkan mobilitas pengunjung di tiga lantai.

Bupati Klaten Sri Mulyani membenarkan terkait penyerahan kunci kepada pedagang Pasar Gedhe Klaten tersebut. Dia pun berharap para pedagang bisa menempati kios dan los yang sudah dipetakan oleh DKUKMP tersebut.

”Pasar Gedhe Klaten sudah jadi. Kami harapkan pada Agustus ini bisa diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” tandasnya. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
Pasar Gedhe Klaten pemkab klaten DKUKMP Klaten