RADARKLATEN.COM – Festival Perahu Rakit digelar di Rowo Jombor, Jumat malam (4/8). Diikuti anggota Paguyuban Perahu Wisata Tradisional Rowo Jombor. Mereka berharap, festival ini bisa mengangkat kembali pamor perahu wisata.
Ketua Paguyuban Perahu Wisata Tradisional Rowo Jombor Sutomo berharap, event ini baru pertama kali digelar. Harapannya bisa mendongkrak minat wisatawan. Sekaligus memeriahkan Hari Jadi Ke-219 Klaten.
“Semoga menjadi agenda rutin tiap tahun. Kami sangat mendukung. Karena pada akhirnya, anggota paguyuban yang panen,” ujarnya, kemarin (6/8).
Dulu, ada 44 unit perahu wisata tradisional yang beroperasi di Rowo Jombor. Kini tinggal 25 unit saja. Wisatawan yang ingin naik, dibanderol Rp Rp 10 ribu per orang dewasa. Serta Rp 5 ribu per anak-anak.
Sementara itu, Riska, 33, wisatawan asal Kecamatan Ceper mengaku baru pertama naik perahu wisata di malam hari. “Sebelumnya pernah, tapi pas sore. Ternyata naik perahu di malam hari lebih menarik. Banyak lampu yang kerlap-kerlip dan mopdel perahunya menarik,” bebernya. (ren/fer)
Editor : Damianus Bram