RADARKLATEN.COM – Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) menggelar jelajah gizi selama tiga hari pada 14-16 Agustus. Acara tersebut mengangkat tema menggali potensi pangan lokal untuk penuhi kebutuhan nutrisi keluarga.
Ada tiga kota yang dikunjungi dari jelajah gizi itu yakni Kota Solo, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Gunungkidul. Khusus di Klaten mengunjungi TKIT Al-Hikam, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu. Melihat program makan sehat isi piringku yang telah berjalan di sekolah tersebut.
Tampak puluhan anak-anak melakukan program makan sehat isi piringku dengan memanfaatkan buah-buahan yang ditemui di lingkungan sekitar. Mulai dari melon, semangka hingga papaya. Guna menarik perhatian anak-anak, diberikan kebebasan berkreasi dengan meracik buah itu menjadi sate.
”Jadi sebelum anak-anak pulang kami makan siang yang dimasak oleh sekolah. Ada nasi, sayur, protein hewani, protein nabati, buah dan air putih,” ucap Kepala Sekolah TKIT Al Hikam, Lestarina Tri Handayani kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (15/8).'
Lestarina mengaku, penerapan kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa suka makanan sehat pada anak terutama sayur. Bahkan sesi makan siang tersebut dibuat bisa menarik perhatian anak-anak. Seperti menunjukan sayuran yang disantap dengan menerangkan apa saja manfaatnya.
Carporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menjelaskan, Danone Indonesia memiliki fokus keberlanjutan Danone Impact Journey yang tergambar dalam pilar kesehatan, lingkungan dan masyarakat.
”Dalam aspek kesehatan, Danone Indonesia berkomitmen untuk menyediakan produk hidrasi dan nutrusi yang berkualitas tinggi di setiap tahapan penting kehidupan manusia. Kami juga terus berinovasi untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat,” ucap Arif. (ren/adi)
Editor : Damianus Bram