RADARKLATEN.COM - Peristiwa kebakaran melanda bangunan oven tembakau di Dusun Sumyang, Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk pada Rabu (20/9) sore. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, oven tembakau itu milik warga desa setempat. Tetapi disewa oleh pengusaha tembakau asal Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Juwandi. Tembakau yang terbakar sebanyak tujuh ton yang merupakan hasil panen sendiri di wilayah Klaten.
“Untuk peristiwa kebakarannya terjadi sekira Pukul 16.30 WIB. Untuk kerugian ya ditaksir sekira Rp 150 juta,” ucap Juwandi saat ditemui di lokasi, kemarin (21/9).
Lebih lanjut, Juwandi bersyukur, peristiwa kebakaran itu tidak merembet ke bangunan oven lainnya. Apalagi yang terpenting baginya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penanganan kebakaran langsung dilakukan oleh petugas damkar yang bisa memutus perembetan api ke bangunan oven lainnya. Begitu juga didukung bantuan dari relawan juga sehingga si jago merah bisa dilokalisir.
“Saya sampaikan terima kasih kepada petugas damkar dan relawan karena dengan profesional bisa memadamkan api,” ucapnya.
Juwandi menjelaskan, tembakau yang terbakar itu sebenarnya merupakan hasil panen di awal September. Rencananya untuk hasilnya hendak di ekspor ke luar negeri.
“Bagian yang terbakar nantinya akan dilakukan perbaikan. Soalnya juga masih membutuhkan tempat. Nantinya kita renovasi secara bertahap.,” ucapnya.
Baca Juga: BNPB Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di TPA Putri Cempo, Water Bombing Masih Lanjut
Sementara itu, salah satu petugas Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten, Eddy Setyawan menjelaskan, ada tujuh personel yang dikerahkan untuk memadamkan api pada bangunan oven tembakau di Trucuk tersebut. Didukung pula personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten serta relawan.
“Ada dua unit mobil damkar yang dikerahkan. Ditambah satu unit tangki dari BPBD Klaten. Tidak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran ini,” ucap Eddy.
Terkait proses pemadaman selesai Pukul 18.10 WIB. Ada pun area yang terbakar 14 meter x 7 meter dengan tinggi bangunan sekira 10 meter.(ren)
Editor : Damianus Bram