Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Buruh Tani Tembakau dan Pabrik Rokok Terima BLT

Angga Purenda • Selasa, 26 September 2023 | 19:04 WIB
BERI PERHATIAN: Bupati Klaten Sri Mulyani menyalurkan BLT DBHCHT kepada perwakilan penerima di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (25/9).
BERI PERHATIAN: Bupati Klaten Sri Mulyani menyalurkan BLT DBHCHT kepada perwakilan penerima di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (25/9).

RADARKLATEN.COM – Sebanyak 6.331 buruh tani tembakau dan pabrik rokok menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani kepada perwakilan penerima di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (25/9).

”BLT ini mengurangi beban buruh tani dan pabrik rokok dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akibat penghasilan yang menurun karena aktivitas pertembakauan minim,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos dan P3APPKB) Kabupaten Klaten, M. Nasir.

Nasir menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk BLT DBHCHT bagi 6.331 buruh itu sekira Rp 7,5 miliar. Ada pun yang menjadi sasaran penerima memiliki kriteria bekerja sebagai buruh tani dan pabrik rokok legal di daerah. Bukan penerima bantuan serupa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Setiap buruh mendapatkan BLT Rp 300 ribu per bulan. Pemberian dalam waktu empat bulan mulai Mei-Agustus 2023 yang disalurkan satu tahap. Disalurkan secara nontunai melalui rekening PT BPR Bank Klaten (Perseroda), sehingga setiap orang menerima Rp 1,2 juta.

”Apabila dalam keputusan dengan data di KTP penerima ada perbedaan, maka perlu dilengkapi dengan surat keterangan diketahui camat. Bagi penerima BLT DBHCHT yang sudah meninggal dunia, maka bisa diserahkan ke ahli waris. Dilengkapi dengan fotokopi KTP dan kartu keluarga (KK),” ucap Nasir.

Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, buruh tani dan pabrik rokok yang menerima BLT DBHCHT tersebar di 18 kecamatan. Mengingat tidak seluruh kecamatan di Klaten menjadi penghasil tembakau maupun terdapat pabrik rokok.

”Apabila ditotal nilainya Rp 7,5 miliar untuk 6.331 penerima. Saya harapkan disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Mulyani.

Salah seorang buruh tani tembakau, Sriyanto, 50, asal Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo mengapresiasi atas penyaluran BLT DBHCHT tersebut. Mengingat di samping untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga pengembangan tanaman tembakau untuk musim berikutnya.

”Senangnya atas bantuan ini. Nilainya lumayan. Mungkin bisa digunakan untuk pengembangan tanaman tembakau bisa sukses kedepannya,” tandasnya. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
#DBHCHT #buruh tani #Bantuan Langsung Tunai #BLT #bupati klaten sri mulyani #pabrik rokok #tembakau