RADARKLATEN.COM - Program Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-17 di Desa Beteng, Kecamatan Jatinom resmi ditutup, Selasa (26/9). Melalui inovasi daerah itu menjadikan pembangunan fisik dan non fisik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat. Terutama untuk memajukan desa.
Program KBMKB ditutup melalui upacara yang digelar di lapangan olahraga Dusun Bengking, Desa Beteng. Dipimpin oleh Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Setyo Triwibowo. Usai seremonial penutupan dilanjutkan dengan peresmian jalan beton hasil pembangunan fisik oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.
Ada pun hasil sasaran pokok dari KBMKB ke-17 Desa Beteng yakni betonisasi jalan dengan panjang 976 meter, lebar 3 meter dan tebal 12 cm. Sedangkan pembangunan talud dengan panjang 210 meter, lebar 30 cm dan tinggi 50 cm.
Bupati Klaten Sri Mulyani berharap melalui program KBMKB itu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan juga dapat membantu desa untuk berkembang dan lebih maju dengan adanya pembangunan di wilayahnya.
“Alhamdulillah kurang dari 30 hari telah berjalan dengan sukses dan lancar. Bersama-sama meresmikan jalan pertanian. Semoga jalannya nanti dimanfaatkan dengan baik dan tahan lama sehingga akses masyarakat menuju kebun tentunya menjadi lancar,” ucap Mulyani.
Mulyani menyampaikan terpilihnya Desa Beteng sebagai KBMKB dilatarbelakangi terbatasnya jalan. Bahkan menghambat akses perkebunan dan perekonomian desa setempat. Hingga akhirnya dilakukan pembangunan betonisasi jalan dan talud.
“Melalui pembangunan ini, semoga ekonomi masyarakat semakin meningkat. Desanya semakin maju. Manfaatkan hasil pembangunan ini dengan baik,” pungkasnya.(ren)
Editor : Damianus Bram