Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

KPU Klaten Gelar Kirab Pemilu 2024, Jadi Ajang Sosialisasi ke 26 Kecamatan

Angga Purenda • Minggu, 8 Oktober 2023 | 18:08 WIB
ANGGA PURENDA/RADAR SOLO PELEPASAN: Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani dan Bupati Klaten Sri Mulyani berserta jajaran Forkopimda saat melepas Kirab Pemilu 2024 di Alun-alun Klaten, Sabtu (7/10).
ANGGA PURENDA/RADAR SOLO PELEPASAN: Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani dan Bupati Klaten Sri Mulyani berserta jajaran Forkopimda saat melepas Kirab Pemilu 2024 di Alun-alun Klaten, Sabtu (7/10).

RADARKLATEN.COM - KPU Kabupaten Klaten melakukan Kirab Pemilu 2024 yang diikuti 18 partai politik (Parpol) dengan tagline pemilu sarana integrasi bangsa, Sabtu (7/10). Dilepas oleh Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani dan Bupati Klaten Sri Mulyani dari Alun-alun Klaten untuk mengelilingi lima daerah pemilihan (Dapil) atau 26 kecamatan.

Kirab dilaksanakan setelah KPU Klaten menerima 18 bendera peserta Pemilu 2024 dari KPU Kabupaten Sukoharjo. KPU RI memang melakukan kirab pemilu dengan tujuh jalur yang ditetapkan secara estafet sejak 14 Februari 2023.

“Klaten sendiri berada di jalur ketiga dengan titik awalnya ada di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Nantinya melintasi sebanyak 43 lokasi satker sehingga informasi penyelenggaraan dan peserta pemilu dapat tersampaikan ke masyarakat,” ujar Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani.

Lebih lanjut, Kartika menjelaskan, kirab pemilu di Kota Bersinar dilaksanakan mulai dari 7-13 Oktober. Dalam perjalannnya akan menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten. Hal itu memfasilitas perekaman data KTP elektronik bagi masyarakat sehingga nantinya bisa memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dalam kirab ini membawa 18 bendera parpol peserta pemilu. Harapannya bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam Pemilu 2024,” tambah Kartika.

Tepat pada 13 Oktober nanti, KPU Klaten akan menyerahkan 18 bendera parpol ke KPU Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Untuk melanjutkan perjalanan kirab pemilu di daerah setempat. Kegiatan tersebut terus dilakukan secara estafet dengan harapan informasi pesta demokrasi yang hendak dilakukan pada 14 Februari 2024 dapat tersampaikan.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengharapan kirab pemilu yang digelar itu bisa berbuah manis. Terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai, demokratis dan bermartabat.

“Tanpa terasa telah memasuki masa tahapan Pemilu 2024. Sudah sepantasnya semua bekerja keras untuk politik berdemokratis yang bertanggungjawa dan berkualitas. Tentunya dengan kompetensi partisipasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Mulyani.

Lebih lanjut, Mulyani mengungkapkan, komitmen sekecil apa pun memiliki andil dan peran untuk bumi pertiwi Klaten. Dirinya pun menyambut baik atas pelaksanaan kirab pemilu tersebut. Diharapkan kegiatan tersebut tidak hanya bermakna simbolik dengan iring-iringan kendaraan saja.

“Tetapi dengan niat tulus dan ikhlas, semangat persaudaraan, kebersamaan, pandangan moral dan anti golput. Melalui kampanye ini bisa menumbuhkan anti anarki, kata lain keharmonisan yang terus tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan penyerahan bendera 18 parpol peserta pemilu dari KPU Sukoharjo ke KPU Klaten juga diikuti penyelenggara pemilu Kota Bersinar. Mereka adalah 1.203 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan 130 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi pemilu damai. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua KPU Klaten, Ketua Bawaslu Klaten dan Forkopimda. Begitu juga perwakilan dari 18 parpol peserta pemilu yang hadir. (ren)

Editor : Damianus Bram
#Pemilu 2024 #parpol #partai politik #Kirab Pemilu #KPU Klaten #pemilu damai #bupati klaten sri mulyani