Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cegah Stunting, Dinkes Klaten Hadirkan Kelas Ibu Hamil

Angga Purenda • Selasa, 17 Oktober 2023 | 18:27 WIB
BERI IMBAUAN: Bupati Klaten Sri Mulyani mengalungkan Samir kepada pewakilan ibu hamil dalm acara wisuda ibu hamil sehat di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (16/10)
BERI IMBAUAN: Bupati Klaten Sri Mulyani mengalungkan Samir kepada pewakilan ibu hamil dalm acara wisuda ibu hamil sehat di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (16/10)

RADARKLATEN.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten terus berupaya mencegah munculnya kasus stunting baru di Kota Bersinar. Salah satunya lewat kelas ibu hamil yang diselenggarakan di 34 puskesmas. Ada empat kali pertemuan dalam kelas tersebut untuk memberikan pemahaman kepada para ibu hamil.

”Kelas ibu hamil ini kami adakan untuk meningkatkan pemahaman kepada para ibu hamil. Terkait kehamilan, persiapan persalinan dan pengasuhan anak. Harapannya setelah menjalani pertemuan itu menjadikan ibu hamil berjanji dan berkomitmen untuk lebih serius terhadap hal itu,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto di acara wisuda ibu hamil sehat di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (16/10).

Anggit menjelaskan, kelas ibu hamil itu memiliki tujuan jangka panjang. Yakni mempersiapkan para ibu untuk tidak berada di situasi anak-anak yang terlahir adalah stunting baru. Harapannya hal itu dapat dicegah sehingga bisa menekan angka stunting di Klaten.

”Para ibu ikut berperan dalam mencegah kasus baru stunting pada anak. Apalagi tidak kalah pentingnya, melalui kelas ibu hamil itu diharapkan bisa menekan angka kematian ibu dan bayi,” tambahnya.

Total ada 238 ibu hamil yang telah mengikuti pertemuan kelas ibu hamil sebanyak empat kali secara tertib. Mereka diwisuda yang secara simbolis ditandai dengan pengalungan Samir oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani berharap melalui kelas ibu hamil menjadi lebih siap secara fisik dan mental. Terutama dalam menyambut kelahiran sang buah hati.

”Doa terbaik untuk para ibu hamil. Semoga sehat dan lancar dalam persalinannya,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mulyani mengajak seluruh ibu hamil di Klaten untuk turut mengambil peran aktif dalam pencegahan stunting. Terutama sejak anak dalam kandungan dengan tetap menjaga asupan nutrisi. Termasuk mempersiapkan pola asuh yang hendak diterapkan pada anak nantinya.

Mulyani menambahkan angka stunting Kota Bersinar sekira 14 persen. Hal itu sudah sesuai dengan target dari pemerintah pusat. Meski begitu, pihaknya menargetkan bisa menurunkan kembali menjadi 10 persen pada akhir jabatannya nanti.

”Kelas ibu hamil merupakan kegiatan yang positif. Ini merupakan komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di Klaten,” tandasnya. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
#dinas kesehatan #ibu hamil #stunting #Dinkes Klaten