RADARKLATEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menambahkan klaster khusus beras di Pasar Gedhe Klaten.
Keberadaan klaster yang juga disebut pasar beras itu menjual berbagai produk beras berkualitas premium. Termasuk beras varietas asli Klaten yakni rojolele srinuk dan srinar.
Pasar beras ini menempati sebagian los di lantai III gedung Zona A Pasar Gedhe Klaten.
Sejumlah kios yang dibangun dengan memanfaatkan los yang masih kosong. Setidaknya sudah ada enam kios yang berjualan khusus beras sudah berdiri.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten, Anang Widjatmoko menjelaskan, penambahan pasar beras di Pasar Gedhe Klaten sesuai arahan Bupati Klaten Sri Mulyani. Harus memiliki pembeda dibandingkan dengan pasar tradisional lainnya.
”Untuk di pasar gedhe ini harus ada yang lain dari pada yang lain. Harus ada yang berbeda. Kemudian disarankan agar ada pasar beras,” ucap Anang saat ditemui Jawa Pos Radar Solo, Senin (13/11).
Anang menambahkan, selain ada enam kios yang sudah siap berjualan beras, akan ada satu kios lagi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten. Hal itu menjadikan secara keseluruhan nantinya ada tujuh kios di pasar beras.
Terkait pengelolaan kios telah dikoordinasikan oleh PT Aneka Usaha Klaten. Perusahaan daerah yang bergerak di beberapa bidang yang salah satunya pendistribusian beras rojolele srinuk kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten dan pegawai BUMD.
”Untuk pangsa pasar di pasar beras itu berbeda dibandingkan dengan pedagang beras lainnya di Pasar Gedhe Klaten. Beras yang dijual yakni beras premium. Jadi sasaran pasar beras nanti yakni orang Klaten yang ingin merasakan beras premium,” ucap Anang.
Dia menjelaskan, beras yang dijual di pasar beras menggunakan kemasan ukuran 1 kilogram (kg) dan 2 kg. ”Untuk pasar berasnya sudah mulai dibuka. Nantinya akan disediakan troli untuk memudahkan membawa beras ke lantai I,” tambah Anang.
Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, pembuatan sentra beras itu sekaligus untuk menguatkan ikon Klaten sendiri sebagai tempatnya beras berkualitas.
Di samping itu, sentra beras mendukung para petani terutama mereka yang menanam padi rojolele srinuk.
Harapannya petani di Klaten semakin pede dan giat untuk menanam varietas beras unggulan tersebut. (ren/adi)
Editor : Damianus Bram